KULON PROGO - Bertahun-tahun rusak, Jalan Sentolo-Ngentakrejo resmi akan diperbaiki di 2025. Perbaikan jalan ini menjadi tanggungan pemerintah provinsi. Lantaran, status jalan merupakan kepemilikan provinsi.
Anggota Komisi C DPRD DIJ Lilik Syaiful Ahmad menyampaikan, hasil peninjauan DPRD DIJ dan DPUP ESDM DIJ, Kamis (16/1)menunjukkan kerusakan parah pada jalan. Banyak lubang dan jalan bergelombang, termasuk tambalan berupa koral yang dilakukan masyarakat sekitar.
Di 2025 ini, telah dianggarkan perbaikan jalan sejumlah Rp 17 miliar. Anggaran digunakan untuk memperbaiki jalan sepanjang dua km. Namun, tak keseluruhan jalan akan diperbaiki. Keterbatasan anggaran jadi alasannya. "Jadi di beberap titik yang parah, seperti depan kalurahan, tanjakan, dan jalan berlubang parah," tuturnya, Jumat (17/1).
Lilik menyampaikan, perbaikan jalan akan diprioritaskan di titik terparah dan memiliki arus lalu lintas padat. Nantinya, titik jalan nonprioritas akan tetap diperbaiki secara bertahap.
Lurah Ngentakrejo Sumardi mengapreasiasi langkah perbaikan, walupun hanya beberapa titik. Lantaran, Jalan Sentolo Ngentakrejo telah ruaak selama beberapa tahun. "Jalan strategis dari arah utara ke selatan," ucapnya.
Sumardi menyampaikan, kondisi kerusakan berupa jalan bergelombang, berlubang, dan penuh pasir.
Tentunya kondisi itu membuat pengguna jalan sering mengalami kecelakaan. Terutama saat musim kemarau, jalan akan tertutupi debu hingga mengganggu penglihatan dan pernafasan. "Jalan vital, karena tembusan dari jalan nasional ke JJLS," ucapnya.
Sumardi percaya jika jalan diperbaiki secara total, maka perekonomian masyarakat akan bergeliat. Lantaran, terdapat fasum seperti pasar, sekolah, industri masyarakat, dan bangunan pemerintah. Sehingga, dirinya berharap di tahun selanjutnya perbaikan juga dapat dilanjutkan kembali. (gas/pra)
Editor : Heru Pratomo