RADAR JOGJA - Hari keempat pencarian korban nelayan tenggelam di Pantai Congot, Temon, Kulon Progo, DIY pada Selasa (7/1/2025) belum membuahkan hasil.
Tim SAR Gabungan masih melanjutkan pencarian di hari kelima, Rabu (8/1/2025).
Kali ini pencarian korban menyasar di empat titik oleh tim Search and Rescue Unit (SRU)
Pencarian korban menyusuri kawasan darat dan laut.
SRU 1 menggunakan perahu jukung melaksanakan pencarian di laut dengan penyisiran dari LKM ke arah Timur sejauh 7 kilometer (km).
SRU 2 menggunakan jukung melaksanakan pencarian di laut dengan penyisiran dari Pantai Glagah ke arah timur 4 km dan kearah barat 4 km.
SRU 3 menggunakan jukung melaksanakan pencarian di laut dengan penyisiran dari Pantai Trisik ke arah timur 4 km dan ke arah barat 4 km.
SRU 4 melaksanakan pencarian visual darat dengan penyisiran dari LKP ke arah timur sejauh 2,5 km.
Sebelumya, dua nelayan tenggelam saat hendak mendarat ke pesisir Pantai Congot pada Sabtu (4/1/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.
Korban tenggelam pasca kapal yang ditumpanginya dihantam ombak besar.
Baca Juga: Mengenal Alifah Firzanah Andri Mahasiswi Manajemen Pendidikan Islam yang Dalami Bidang Seni
Salah satu korban yang merupakan tekong kapal bernama Mareta Ryan Afandi berhasil diselamatkan Tim SAR.
Kendati begitu, nyawanya tak terselamatkan pasca mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu korban yang merupakan awak kapal bernama Aan Anugrah Budi Setya warga asal Kledekan Lor, Rt 14 / 06, Jangkaran, Temon, Kulon Progo hingga kini masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan.
Terpisah, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikal (BMKG) DIY mengeluarkan peringatan dini cuaca agar masyarakat mewaspadai potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di seluruh wilayah DIY.
Meliputi; Kota Jogja, Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulon Progodan, Kabupaten Bantul dan Kabupaten Gunungkidul.
BMKG DIY mengimbau, warga yang beraktivitas di pesisir wilayah pantai selatan untuk mengantisipasi gelombang laut kategori sedang yang mencapai 1,5 - 2,5 meter. (Sulthan Zidan)
Editor : Meitika Candra Lantiva