KULON PROGO - Kecelakaan lalu lintas di Jalan Wates Purworejo Km 1, Padukuhan Sebokarang, Kalurahan Wates, Kapanewon Wates, Selasa (24/12/2024) malam sebabkan korban jiwa.
Satu orang ditemukan tewas, pasca hanyut di saluran irigasi di tepi jalan.
Kasatlantas Polres Kulon Progo AKP Priya Tri Handaya menjelaskan, peristiwa terjadi sekitar pukul 18.40 WIB.
Sepeda motor Honda Vario pelat AB 2594 VL melaju dari arah Purworejo menuju Wates.
Motor tersebut dikendarai remaja bernama Dhimas Putra (17), warga Triharjo, Wates, Kulon Progo.
Tepat di barat Pengadilan Negeri Wates, sepeda motor yang dikendarai Dimas menabrak gerobak bakso yang sedang dikayuh Nantiyo (50).
"Sepeda motor menabrak bagian belakang gerobak yang saat itu melaju searah," ucap AKP Priyo, saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (24/12/2024).
Akibatnya terjadi tabrakan hebat.
Dimas tak sempat mengerem motornya. Hingga ia terpental dan tercebur di saluran air di pinggir jalan.
Saluran air dalam kondisi banjir, Dimas terseret arus hingga sekitar 1 kilometer.
Korban ditemukan di sekitar SMPN 5 Wates dengan kondisi kritis.
Korban segera dilarikan ke RSUD Wates untuk mendapatkan perawatan.
Nahas, nyawanya tak tertolong. Sesampainya di RS korban meninggal dunia.
Sementara itu, pengayuh gerobak bakso, Nantiyo, selamat dari kecelakaan tersebut.
Dia menderita luka di bagian kepala, dan cedera kepala ringan.
Polisi menduga, kecelakaan bisa terjadi karena kurangnya perhatian pengendara motor.
Terutama saat melintas di Jalan Nasional, kecenderungan pengendara dengan kecepatan tinggi.
Akibat kejadian ini, kerugian ditaksir sekitar Rp 700 ribu.
Personel Palang Merah Indonesia (PMI) Kulon Progo Diky Setiawan menambahkan, saat korban hanyut ke sungai, Tim Gabungan yang terdiri dari PMI, BPBD, Polres, dan relawan segera bertindak melakukan pencarian korban.
Pintu air di saluran ditutup, guna memudahkan dalam pencarian korban.
Mencegah korban terseret aliran lebih jauh.
Diky menyampaikan, pencarian korban sempat terhambat lantaran kondisi cuaca hujan deras dan debit air di saluran tinggi mencapai 1 meter.
"Pencarian sekitar 1,5 jam. Korban ditemukan di depan SMPN 5 Wates," tandasnya.
Editor : Meitika Candra Lantiva