Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Empat Tahun Warga Purwoharjo Samigaluh Kulon Progo Lewati Jembatan Rusak

Anom Bagaskoro • Sabtu, 30 November 2024 | 15:35 WIB
RUSAK: Jembatan Jering Purwoharjo masih digunakan masyarakat. 
RUSAK: Jembatan Jering Purwoharjo masih digunakan masyarakat. 

 

 

KULON PROGO - Jembatan Pagutan di Purwoharjo, Samigaluh, Kulon Progo atau sering disebut Jembatan Jering membahayakan masyarakat sekitar. Lantaran, kondisi jembatan yang memprihatinkan dan tak seharusnya dilewati masyarakat. Jembatan Jering mengalami kerusakan sejak empat tahun lalu, dan hingga kini belum tertangani.

Lurah Purwoharjo Ariwibowo menyampaikan, keprihatinan atas kondisi jembatan. Jembatan yang dibangun kalurahan pada 2005 lalu, mengalami kerusakan berat akibat struktur bawah jembatan mengalami patah. Awal mulanya, jembatan ini dibangun dengan dana PNPM untuk menghubungkan tujuh padukuhan terisolasi. "Kami merasa kondisi jembatan sangat membahayakan pengguna atau masyarakat," ucapnya, saat dihubungi Radar Jogja, Jumat (29/11).

Ari menyampaikan, rusaknya jembatan akibat diterjang banjir di Sungai Tinalah 2019 lalu. Kerusakan jembatan berupa, tiang penyangga bagian tengah patah. Selain itu, pondasi bagian bawah tiang juga tergerus aliran air. Kondisi ini menyebabkan bagian atas jembatan tak lagi rata.

Meskipun mengalami kerusakan, jembatan masih digunakan masyarakat sekitar. Pasalnya, jembatan merupakan akses vital yang menghubungkan tujuh padukuhan. Sebenarnya, masyarakat masih memiliki pilihan lain selain melewati jembatan. Namun, masyarakat harus memutar sejauh dua kilometer, dengan kondisi jalan yang hanya berlapiskan tanah. "Sangat vital, akses ekonomi, aktivitas masyarakat, pariwisata, hingga menuju sekolah," ucapnya.

Ari menjelaskan, pihaknya tak memiliki wewenang untuk menutup jembatan. Namun pihaknya, selalu menghimbau bagi masyarakat sekitar dan pengguna jalan untuk selalu berhati-hati. Terutama saat banjir di Sungai Tinalah, bisa berpotensi merobohkan jembatan.

Wakil Ketua 2 DPRD Kulon Progo Suharto menjelaskan penggantian jembatan sebenarnya telah diajukan beberapa waktu lalu. Sebagai wakil dari wilayah itu, dirinya sempat beberapa kali mengajukan proses rehab dari 2019. Namun, hingga saat ini perbaikan jembatan tak kunjung terealisasi."Kami berusahan mengajukan usulan perbaikan," ujarnya.

Suharto menjelaskan, 2020 perbaikan jembatan hampir terealisasi. Hal ini, diwujudkan dengan perencanaan jembatan. Dalam dokumen perencanaan, jembatan dan jalan akan diperbaiki. Jembatan yang memiliki lebar tiga meter akan diperbaiki dengan mengganti strukturnya menjadi lebar enam meter, menyesuaikan dengan status jalan kabupaten. Anmun, hingga empat tahun berlalu perbaikan jembatan tak kunjung terealisasi. (gas/pra)

Editor : Heru Pratomo
#jering #Samigaluh Kulon Progo #jembatan #ARI #padukuhan #sungai #purwoharjo