KULON PROGO - Matematika yang selama ini dianggap sebagai mata pelajaran kaku dan penuh angka ternyata bisa dipadukan dengan sastra. Seorang guru Nur Hidayati
mampu mengubah cara pandang siswa terhadap Matematika, menjadikannya lebih menarik dan penuh makna.
Dia membuktikan ilmu pasti juga bisa diekspresikan dengan keindahan kata-kata. Inovasi dunia pendidikannya mendapat pengakuan. Guru MAN 1 Kulon Progo itu diganjar juara 1 Lomba Guru Inovatif PGRI Kabupaten Kulon Progo Tingkat SMA/SMK/MA 2024.
"Matematika sebenarnya indah dan menyenangkan, hanya saja kita sering terjebak pada cara-cara konvensional yang membuatnya terkesan kaku dan sulit," kata Nur Hidayati.
Meski Matematika sering kali dianggap sebagai mata pelajaran sulit dan membingungkan oleh sebagian besar siswa, Nur berhasil merubah persepsi tersebut.
Karya puisi dan cerpen tema Matematika telah dibukukan, seperti Senandung Matematika dan Uniknya Matematika dalam Cerita. Menurutnya sastra memberi ruang imajinasi, sementara Matematika mengajarkan tentang logika dan pemecahan masalah.
"Saya mencoba menjembatani keduanya dengan cara yang lebih kreatif," ujarnya.
Dalam karyanya, Matematika tidak lagi dipandang sebagai serangkaian angka dan rumus sulit dicerna. Namun sebagai keindahan tersendiri, karena bisa diekspresikan melalui puisi, cerpen, dan pictbook.
Selain prestasi di bidang pendidikan, Nur terlibat aktif dalam menggerakkan literasi di Kabupaten Kulon Progo. Tidak hanya mengajarkan ilmu, tapi sekaligus membangun semangat menulis dan membaca di kalangan generasi muda.
"Matematika bisa menjadi lebih dari sekadar angka, namun juga seni yang indah dan menyenangkan," ujarnya. (gun)
Editor : Iwa Ikhwanudin