Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

TMMD Sengkuyung Tahap 4 Kulon Progo Sasar Pembangunan Drainase di Pemukiman Warga, Antisipasi Musim Hujan

Anom Bagaskoro • Rabu, 2 Oktober 2024 | 21:56 WIB
SIMBOLIS: Pj Bupati, Dandim 0731 Kulon Progo, dan DPRD membuka kegiatan TMMD. 
SIMBOLIS: Pj Bupati, Dandim 0731 Kulon Progo, dan DPRD membuka kegiatan TMMD. 

KULON PROGO - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap 4 2024, resmi dibuka.

Dari sekian banyak sasaran fisik, pembangunan saluran drainase berupa gorong-gorong menjadi salah satu kebutuhan masyarakat.

Lantaran, saat memasuki musim penghujan gorong-gorong dapat mengarahkan air hujan agar tak menggenangi pemukiman.

"Tepat programnya, walaupun belum musim penghujan, gorong-gorong segera dipersiapkan," ucap Pj Bupati Kulon Progo Srie Nurkyatsiwi, saat ditemui Radar Jogja usai tinjauan lapangan, Rabu (2/10/2024).

Siwi menjelaskan, selain berfokus pada pembangunan.

TMMD memiliki fungsi lain, terutama menyediakan fasilitas umum yang dibutuhkan masyarakat.

Baik drainase, jalan, maupun infrastruktur lain.

Tujuannya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, dengan fasilitas penunjang yang optimal.

Melalui infrastruktur yang mantap, masyarakat dapat memanfaatkannya untuk aktivitas ekonomi.

Sehingga potensi Kalurahan Kaliagung sebagai produsen benguk terbesar, dan produsen kerajinan serat alam dapat terangkat.

TMMD Tahap 4 yang dibuka secara resmi dengan pemukulan kentongan di Lapangan Kalurahan Kaliagung ini, menyasar wilayah pemukiman warga yang terletak di Padukuhan Tegowanu.

Pelaksanaan realisasi program akan dilakukan selama 1 bulan mulai 2 Oktober hingga 2 November.

Usai membuka kegiatan, Pj Bupati meninjau langsung lokasi TMMD.

Sekaligus menuangkan rabat beton pertama dengan gerobak untuk memulai secara simbolis pengecoran jalan.

Dilanjutkan dengan meninjau area talud beton, yang tengah dalam proses pengerjaan.

Komandan Kodim 0731 Kulon Progo Letkol Arh Viki Herwandi menjelaskan, terdapat berbagai sasaran program TMMD, baik sasaran fisik maupun non fisik.

Sasaran fisik berfokus pada pembangunan fasilitas umum yang berdampak langsung pada masyarakat.

"Ada rabat beton, rehab atap masjid, pembuatan gorong-gorong, dan talud," ucapnya.

Letkol Arh Viki menyampaikan, rabat beton sepanjang 450 meter akan menjangkau pemukiman masyarakat yang sebelumnya telah rusak parah.

Infrastruktur ini, akan menghubungkan jalur-jalur ekonomi antar padukuhan.

Sementara gorong-gorong akan dibangun di 4 titik berbeda yang menghubungkan aluran drainase di pemukiman warga.

Gorong-gorong juga dilengkapi talud penahan tanah sepanjang 93 meter untuk mencegah tanah longsor selama musim hujan.

"Sasaran non fisik berfokus pada sosialisasi dan pendekatan ke masyarakat sekitar," tegasnya.

Dalam TMMD sasaran non fisik berupa sosialisasi yang dilakukan oleh personil TNI melalui beberapa kegiatan.

Seperti sosialisasi penanggulangan bencan, keluarga bencana, stunting, hingga klitih.

Dengan tujuan memberikan wawasan ke masyarakat, agar masyarakat semakin teredukasi. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#pembangunan drainase #Kulon Progo #musim hujan #program #TMMD Sengkuyung Tahap 4 Kulon Progo #TMMD #Padukuhan Tegowanu #pemukiman warga