KULON PROGO - Menikmati liburan merupakan idaman semua orang, terlepas dari tempat tujuan maupun cara menggapainya. Seperti yang dilakukan dua wanita WNA asal Australia, Mola Charlotte (23) dan Champion Ella (23) yang melakukan liburan dengan menggunakan kapal layar.
Aksi mereka tentunya membuat orang lain geleng-geleng kepala. Ditambah, kedatangan mereka yang menggunakan kapal yang tergolong mewah di Perairan Glagah mengejutkan semua pihak.
"Baru pertama kali ada kejadian ini, niat mereka hendak liburan," ucap Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulon Progo Aris Widyatmoko, saat dikonfirmasi Radar Jogja, Jumat (20/9).
Aris menjelaskan, kedatangan kapal yang diisi 3 WNA berawal saat pihaknya melakukan patroli di pesisir Pantai Glagah. Tim patroli mendapat laporan dari nelayan yang melihat adanya kapal layar yang terombang-ambing di perairan dekat Pantai Glagah. Laporan masyarakat itu, dilatarbelakangi keberadaan kapal layar merk Bright Star yang telah berjam-jam tak bergerak.
Baca Juga: Mitos Banaspati: Hantu Api Penjaga Hutan yang Menakutkan dari Jawa dan Kalimantan
Janggal dengan kejadian tersebut, nelayan memutuskan menghampiri kapal. Dan menemukan keberadaan 3 WNA yang kebingungan mencari tempat sandar kapal. "Dua WNA akhirnya menumpang kapal nelayan, satu tinggal di perairan," ucapnya. Aris menjelaskan, kedua WNA kebingungan mencari tempat sandar.
Lantaran, kemungkinan besar mereka berpatokan dengan google maps yang mencantumkan adanya pelabuhan Adikarto. Mereka berencana berlabuh di Pelabuhan Adikarto, untuk menuju YIA. Usut punya usut, kedua wanita ini sengaja berlabuh di Kulon Progo. Lantaran, mereka berencana pergi ke Bali melalui YIA.
Keduanya ingin melanjutkan liburannya, karena masih memiliki waktu berlibur. Bahkan, keduanya telah menjadwalkan agenda liburan, serta telah membeli tiket pesawat dari YIA menuju Bali. Mereka berencana meninggalkan Kulon Progo pada Sabtu (21/9) pagi. Sedangkan, satu teman mereka yang masih berada di dalam kapal layar juga hendak melanjutkan perjalanan. Satu WNA ini berencana melanjutkan berlayar menuju arah Sumatera dan Thailand.
Kapal yang sebelumnya bermalam selama satu malam ini akhirnya pergi dari perairan Glagah pada Sabtu (21/9) pukul 10.00 WIB. "Sudah terencana, bahkan surat keimigrasian lengkap," ujarnya.
Berdasarkan pengakuan 2 WNA, Aris menuturkan rencana berlibur mereka. Sebelumnya mereka berangkat dari negaranya menggunakan pesawat menuju Bali. Liburannya berlanjut ke Lombok, dan dari situlah mereka melakukan pelayaran menggunakan kapal layar menuju ke pulau Jawa bersama dengan satu orang kenalannya yang mengemudikan kapal.
Menikmati liburannya di beberapa destinasi di Pulau Jawa, keduanya memutuskan berlabuh di Perairan Glagah. Saat diwawancarai, salah satu WNA Ella menuturkan, dirinya sengaja melakukan perjalanan liburan. Kebetulan saat di Lombok, mereka berjumpa dengan temannya yang memiliki perahu layar. Di saat itulah muncul ide menjelahahi perairan jawa. "One week from Lombok to Java," ucap Ella.
Menurutnya, kegiatan mengarungi perairan untuk mengisi waktu liburan. Terlebih perjalanan menggunakan perahu layar dinilai memberikan pengalaman baru. Sehingga waktu panjang liburan mereka dapat diisi. Kendati sudah banyak waktu dikeluarkan untuk berlibur, kedua WNA tetap akan melanjutkan liburan. Setelah berlabuh di Kulon Progo, keduanya berencana kembali ke Bali menggunakan pesawat melalui YIA. (gas)
Editor : Heru Pratomo