Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Orkestra Wedang Uwuh Polres Kulon Progo Gabungan 53 Polwan dari Berbagai Kesatuan, Hanya Berlatih Lima Hari

Anom Bagaskoro • Sabtu, 14 September 2024 | 05:50 WIB
ORKES: Gunakan bahan tak terpakai Orkes Wedang Uwuh Polwan Polres Kulon Progo pukau penonton alun-alun
ORKES: Gunakan bahan tak terpakai Orkes Wedang Uwuh Polwan Polres Kulon Progo pukau penonton alun-alun

 

RADAR JOGJA - Berasal dari berbagai satuan, Polwan Polres Kulon Progo berkumpul menampilkan musik kolaborasi gamelan, angklung, dan kentongan. Ditampilkan dalam Gebyar Musik Istimewa, yang diadakan di Alun-Alun Wates, Kamis (13/9) penampilan mereka memukau penonton.

 

Orkestra yang berada dalam pengarahan Kapolres Kulon Progo ini, menampilkan dua lagu dalam gebyar musik. Lagu pertama berjudul Suwe Ora Jamu, dan dilanjutkan dengan medley lagu gendhing jawa serta pop. Lantunan musik hasil perpaduan antara angklung, gamelan, dan kentongan dikemas menjadi penampilan epik.

Untuk menampilkan lantunan musik itu, orkestra hanya membutuhkan lima hari latihan efektif. Pemain sama sekali tak memiliki dasar pengetahun musik. Namun, hal ini justru tak mempengaruhi penampilan mereka. Terlihat saat penampilan, lantunan musik menyita perhatian penonton.

Baca Juga: Kawasan Sumbu Filosofis Wajib Steril, Ratusan Rontek Bakal Calon Kepala Daerah di Kota Jogja Ditertibkan

Baca Juga: Jadi Ancaman Selama Pancaroba, Dinkes Jogja Minta Masyarakat Waspadai Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan dan Diare

"Ada 53 polwan yang berasal dari berbagai satuan, memainkan kolaborasi musik," ucap Kasihumas Polres Kulon Progo, AKP Triatmi Noviartuti, saat dikonfirmasi Radar Jogja, Jumat (13/9).

Selain kolaborasi alat musik, kostum pemain tergolong unik. Lantaran, pemain menggunakan kostum yang berasal dari kreasi sampah. Baik dari topi hingga rompi yang terbuat dari kain perca. Penggunaan bahan-bahan sisa ini, sesuai dengan nama orkestra, "Wedang Uwuh".

"Filosofi namanya sesuai dengan tujuan, mengenalkan pemanfaatan barang bekas dan sampah," ucapnya.

AKP Novi menuturkan, isu sampah yang terjadi di beberapa waktu lalu perlu ditanggapi serius.

Baca Juga: Gandeng Pendekar United, By.U Ajak Pelajar Di Yogyakarta Wujudkan Mimpi Jadi Pemain Futsal Pro

Baca Juga: Tak Kunjung Dilantik, Seleksi Terbuka JPTP Empat Formasi Pemkab Kulon Progo Muncul Indikasi..., Seorang Pria Beberkan Hal Ini!

Melalui penampilan orkestra, diharapkan sapat menumbuhkan minat masyarakat dalam mengolah sampah maupun barang bekas.

Menurutnya, penampilan grup orkestra tersebut merupakan salah satu bentuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Khususnya melalui media budaya, yang selama ini cukup banyak diminati masyarakat.

Selain mempererat hubungan dengan masyarakat, penampilan orkestra mewujudkan dukungan terhadap perputaran ekonomi daerah. Lantaran, penampilan meriah orkestra memberikan peluang kerumunan orang yang berdampak pada ekonomi UMKM sekitar. (pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#kolaborasi #polres kulon progo #kapolres #polwan #orkestra #Musik #Alun-alun Wates