RADAR JOGJA - Berasal dari berbagai satuan, Polwan Polres Kulon Progo berkumpul menampilkan musik kolaborasi gamelan, angklung, dan kentongan. Ditampilkan dalam Gebyar Musik Istimewa, yang diadakan di Alun-Alun Wates, Kamis (13/9) penampilan mereka memukau penonton.
Orkestra yang berada dalam pengarahan Kapolres Kulon Progo ini, menampilkan dua lagu dalam gebyar musik. Lagu pertama berjudul Suwe Ora Jamu, dan dilanjutkan dengan medley lagu gendhing jawa serta pop. Lantunan musik hasil perpaduan antara angklung, gamelan, dan kentongan dikemas menjadi penampilan epik.
Untuk menampilkan lantunan musik itu, orkestra hanya membutuhkan lima hari latihan efektif. Pemain sama sekali tak memiliki dasar pengetahun musik. Namun, hal ini justru tak mempengaruhi penampilan mereka. Terlihat saat penampilan, lantunan musik menyita perhatian penonton.
"Ada 53 polwan yang berasal dari berbagai satuan, memainkan kolaborasi musik," ucap Kasihumas Polres Kulon Progo, AKP Triatmi Noviartuti, saat dikonfirmasi Radar Jogja, Jumat (13/9).
Selain kolaborasi alat musik, kostum pemain tergolong unik. Lantaran, pemain menggunakan kostum yang berasal dari kreasi sampah. Baik dari topi hingga rompi yang terbuat dari kain perca. Penggunaan bahan-bahan sisa ini, sesuai dengan nama orkestra, "Wedang Uwuh".
"Filosofi namanya sesuai dengan tujuan, mengenalkan pemanfaatan barang bekas dan sampah," ucapnya.
AKP Novi menuturkan, isu sampah yang terjadi di beberapa waktu lalu perlu ditanggapi serius.
Baca Juga: Gandeng Pendekar United, By.U Ajak Pelajar Di Yogyakarta Wujudkan Mimpi Jadi Pemain Futsal Pro
Melalui penampilan orkestra, diharapkan sapat menumbuhkan minat masyarakat dalam mengolah sampah maupun barang bekas.
Menurutnya, penampilan grup orkestra tersebut merupakan salah satu bentuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Khususnya melalui media budaya, yang selama ini cukup banyak diminati masyarakat.
Selain mempererat hubungan dengan masyarakat, penampilan orkestra mewujudkan dukungan terhadap perputaran ekonomi daerah. Lantaran, penampilan meriah orkestra memberikan peluang kerumunan orang yang berdampak pada ekonomi UMKM sekitar. (pra)
Editor : Heru Pratomo