RADAR JOGJA - Siswa SD berinisial ZK (9) nyaris terseret arus Sungai Serang, Senin (9/9). Untungnya, siswa ini dapat diselamatkan oleh salah satu personel Polsek Pengasih yang saat itu tak sengaja berada di lokasi tersebut.
"Korban awalnya bermain di sekitar sungai bersama teman-temannya," ucap Kasihumas Polres Kulon Progo AKP Triatmi Noviartuti, Senin (9/9).
AKP Novi menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 10.00, korban temannya tengah berada di sekitar sungai. Saat itu, korban belum terlihat masuk ke dalam sungai. Tak selang beberapa lama, korban akhirnya mengikuti teman-temannya yang hendak bermain air ke dalam sungai.
Baca Juga: Lahan Parkir Masih dalam Masa Pembangunan, Pedagang Belum Bisa Menempati Pasar Godean
Korban yang masih duduk di kelas 3 sekolah dasar ini, akhirnya ikut bermain air ke dalam sungai. Nahasnya, korban tak memiliki keterampilan berenang. Terlebih kondisi debit air sedang deras, membuat aktivitas bermain berubah menjadi kepanikan.
Lantaran, korban tenggelam dan terbawa arus sungai. "Melihat kejadian itu, teman korban dengan panik meminta pertolongan ke warga sekitar," ujarnya.
Tak sengaja, teman korban bertemu dengan personel Polsek Pengasih Bripka Dwi Ardianto Putra yang kala itu berada tak jauh dari TKP. Mendengar ada kejadian itu, polisi dengan jabatan Banit Provos Polsek Pengasih langsung mencari lokasi keberadaan korban.
Baca Juga: Misteri Kota Gaib Saranjana di Kalimantan: Kota Tak Kasat Mata yang Penuh Legenda
Setelah menemukan keberadaan korban, Bripka Dwi langsung menyelamatkan ZK dengan terjun langsung ke dalam sungai. Berkat kesiapsiagaannya korban berhasil dibawa ke daratan.
Mendengar kabar penyelamatan itu, Polsek Pengasih menerjunkan beberapa personil untuk melakukan bantuan pada penyelamatan. Korban yang kala itu terlihat lemas, dan trauma akibat kejadian itu langsung dibawa ke Klinik Husada Pengasih.
Usai mendapatkan pertolongan di klinik, korban kemudian dirujuk ke RSUD Wates. Perawatan dilakukan untuk memastikan kondisi korban. Jika korban telah stabil, maka akan segera dipulangkan. (gas)
Editor : Heru Pratomo