RADAR JOGJA - Nama Sapardiyono kembali muncul setelah, beberapa partai dalam Koalisi Kulon Progo Maju mengusungnya. Pengusungan ini, memberikan gambaran mengenai calon pendamping Marija untuk maju dalam bursa Pilkada Kulon Progo 2024.
Saat ditemui di kediamannya, Sapardiyono membenarkan, dirinya diusung mendampingi Marija maju dalam Pilkada. Walaupun, secara teknis sebagai kader Golkar dirinya belum mendapatkan surat tugas dari partainya. "Diminta mendampingi Marija, ada empat partai Gerindra, PKS, PPP, dan Nasdem," ucap Sapardiyono, Jumat (9/8).
Sapardiyono menuturkan, sebelum menandatangani permintaan pengusungan, pihaknya telah menjalani proses paparan visi misi. Setelah menyelesaikan segala prosesnya, pihak empat partai koalisi meminta dirinya mendampingi Marija di kontestasi Pilkada. Dirinya diminta melengkapi profil diri, dan syarat kelengkapan lainnya, yang mana akan dikirimkan ke DPP masing-masing partai.
Mantan Ketua KPU Kulon Progo 2003-2008 ini menyampaikan, kini hanya tinggal menunggu proses turunnya surat pengusungannya. Terlebih, dirinya sebagai kader Partai Golkar juga belum menerima surat tugas hingga hari ini. "Golkar kemarin belum hadir, dan juga belum memberikan surat rekomendasi ke saya," ucapnya.
Kendati belum mendapat restu dengan adanya surat rekomendasi dari Golkar, Sapardiyono tetap optimis. Lantaran, dirinya tetap menjalin komunikasi dengan partainya secara intens. Dengan harapan surat rekomendasi dapat segera dikeluarkan.
Sementara itu, Sekretaris DPC Gerindra Kulon Progo Ady Sutrisno menyampaikan, keberadaan pasangan Marija-Sapardiyono memang mendapat dukungan dari partai koalisi. Duet antara Marija dan Sapardiyono dipercaya akan memberikan gebrakan kemajuan ke Kulon Progo. Lantaran, keduanya memiliki visi misi yang saling melengkapi.
“Slogannya MaSaKu, Marija Sapardiyono Untuk Kulon Progo," ucapnya.
Ady percaya, kombinasi keduanya dapat memberikan angin segar bagi Kulon Progo, khususnya dalam segi pembangunan. Lantaran, keduanya memiliki fokus tentang pemerataan infrastruktur untuk pertumbuhan ekonomi daerah.
Tak lupa, keduanya juga fokus dalam pengembangan SDM masyarakat Kulon Progo. Lantaran, dalam visi misi yang disampaikan Sapardiyono, menekankan bidang pendidikan, sosial, budaya, dan ekonomi. Sehingga pengembangan SDM menjadi salah satu fokusnya. (gas/pra)
Editor : Satria Pradika