Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Musim Kawin, Bangkai Penyu Lekang Ditemukan di Pantai Glagah

Anom Bagaskoro • Selasa, 9 Juli 2024 | 04:30 WIB

DIKUBUR: Bangkai Penyu Lekang dikubur Petugas SAR. Penyu lekang berbobot 40 kg, dan panjang satu meter ini, dilaporkan oleh warga tengah mendarat di Pantai Glagah.DOKUMENTASI SRI WILAYAH V KULON PROGO
DIKUBUR: Bangkai Penyu Lekang dikubur Petugas SAR. Penyu lekang berbobot 40 kg, dan panjang satu meter ini, dilaporkan oleh warga tengah mendarat di Pantai Glagah.DOKUMENTASI SRI WILAYAH V KULON PROGO
 

 

RADAR JOGJA - Penemuan bangkai penyu lekang di Pantai Glagah, pada Sabtu (6/7) lalu menunjukkan saat ini berada dalam musim kawin. Sebelumnya penyu lekang berbobot 40 kg, dan panjang satu meter ini, dilaporkan oleh warga tengah mendarat di Pantai Glagah.


Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Satlinmas Resceu Istimewa (SRI) Wilayah V Kulon Progo langsung mendatangi TKP, yang berada di dekat Pos Airud. Petugas menemukan bangkai penyu lekang yang terdampar. Petugas juga mengubur bangkai tersebut. "Bulan ini memang musim kawin, penyu biasanya mendarat untuk bertelur," ucap Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulon Progo Aris Widyatmoko, saat dikonfirmasi awak media, Senin (8/7).


Aris menjelaskan, penemuan penyu mati di pesisir Pantai Glagah sudah seringkali terjadi. Tren penyu mati di pesisir selatan Kulon Progo tergolong naik. Lantaran, di 2023 lalu terdapat tiga kasus penyu mati. Sedangkan sejak awal 2024 hingga Juli ini, terdapat empat penyu ditemukan mati.


Biasanya penemuan paling banyak terjadi saat musim kawin. Lantaran, saat musim kawin penyu akan mendarat dan membuat sarang. Saat mendarat terkadang penyu akan mengalami gangguan. Sehingga potensi kematian penyu akan meningkat selama mendarat dan membuat sarang di pesisir.


Belajar dari banyaknya penemuan bangkai penyu. Kematian penyu tak hanya berkaitan pada faktor musim kawin. Faktor umur penyu yang tua juga menjadi peluang banyaknya penyu mati terdampar. "Terkadang penyu mati karena makan plastik, sehingga faktor lingkungan cukup berpengaruh," ucapnya.


Habitat penyu di laut kini mulai terancam dengan kerusakan lingkungan akibat banyaknya sampah plastik. Hal ini, memperburuk ruang hidup penyu, karena meningkatkan potensi penyu mengkonsumsi plastik. (gas/pra)

Editor : Satria Pradika
#Kulon Progo #bangkai #Satlinmas #pantai glagah #plastik #Penyu Lekang