Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bakal Jadi Bangunan Iconic, Segini Anggaran Yang Akan Dihabiskan untuk Pembangunan Jembatan Penyebarangan Orang Wates

Anom Bagaskoro • Minggu, 30 Juni 2024 | 19:54 WIB

SUASANA: JPO Wates segera dibangun di Barat Tugu Pagoda.
SUASANA: JPO Wates segera dibangun di Barat Tugu Pagoda.

KULON PROGO - Jembatan penyebrangan orang (JPO) Wates, yang bertempat di bekas teteg wetan segera terealisasi.

Rencananya JPO ini, akan menjadi salah satu bangunan iconic di Wates.

Lantaran, tak hanya bersifat fungsional, JPO ini akan menyiratkan ke khasan Kulon Progo.

"Menjadi bangunan iconic, karena ada ornamen dan tambahan videotron," ucap Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Kulon Progo Nurcahyo Budi Wibowo, Minggu (30/6).

Nurcahyo menjelaskan, JPO Wates akan menghabiskan biaya Rp 7 miliar.

Dengan target penyelesaian di tahun 2025 nanti.

Yang mana secara fungsi, JPO ini akan mempermudah aktivitas masyarakat yang hendak menyebrang dari arah Jalan Perwakilan ke Jalan Diponegoro, ataupun sebaliknya.

Adanya pembangunan JPO ini, berasal dari usulan masyarakat semenjak Teteg Wetan ditutup pada 2022 lalu.

Masyarakat merasa kesulitan dalam beraktivitas.

Pasalnya mereka harus berjalan memutar melalui underpass Kemiri yang berjarak sekitar 300 meter.

Pembangunan JPO berada tepat di barat Tugu Pagoda melintang di atas jalur kereta api.

Kemudian, kearah selatan menuju Jalan Diponegoro.

JPO memiliki bentang sekitar 45 meter, dan hanya dikhususkan untuk pejalan kaki.

PNS yang memiliki chanel youtube pribadi ini menjelaskan, spesifikasi JPO bertumpu pada 2 tiang utama, yang nantinya berada di utara dan selatan jalur kereta api.

Tiang ini akan dibangun diatas pondasi borepile.

Sedangkan balok penghubung dua tiang akan menggunakan girder.

Ornamen yang terbuat dari alumunium nantinya juga akan terpasang di atas girder.

"Detail Engineering Design (DED) sudah dibuat, tinggal beberapa tahap untuk pelaksanaan," ucapnya.

Baca Juga: Tenaga Pendidik di Kulon Progo Main Judi Online, Siap-Siap Kena Sanksi Berat

Saat ini, tahapan pembangunan JPO sedang menunggu izin dan pelaksanaan pembebasan lahan.

Sebelumnya pihak DPUPKP Kulon Progo telah melakukan peninjauan bersama Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Semarang Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Tujuannya untuk menindaklanjuti permohonan atas JPO.

Dari peninjauan didapat pembangunan JPO dapat terealisasi sesegera mungkin.

Namun, perlu menjadi catatan adalah izin ketika pembangunan JPO telah memasuki tanah PT. KAI.

Lantaran, berkaitan dengan prosedur administrasi serta keamanan jalur kereta.

Baca Juga: Gunung Merapi di Sleman Mengeluarkan 5 Kali Guguran Lava Pijar ke Arah Barat Daya (Sungai Bebeng), Jarak Luncur Maksimum 1.600 Meter

DPUPKP juga telah mengajak beberapa produsen dan pemasang girder untuk meninjau lokasi.

Hal ini, diperlukan untuk mensimulasikan metode pemasangan girder ketika berada di atas jalur kereta.

Pihaknya ingin memastikan keamanan, agar kasus pemasangan girder di Sumatera beberapa waktu lalu tak terjadi di Kulon Progo.

Editor : Bahana.
#Kulon Progo #JPO #wates #jembatan penyebarangan orang