Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kegiatan Hadeging Kadipaten Pakualam Ke-212 di Kulon Progo Ini Digelar Khitan Masal Gratis Begini Tujuannya!

Anom Bagaskoro • Rabu, 12 Juni 2024 | 23:33 WIB
Salah satu peserta sunat disabilitas keluar setelah menjalani tindakan khitan.
Salah satu peserta sunat disabilitas keluar setelah menjalani tindakan khitan.

KULON PROGO - Rangkaian kegiatan Hadeging Kadipaten Pakualam Ke-212 terus berlanjut di Kulon Progo.

Kali ini kegiatan melibatkan 80 anak dalam acara khitan masal, yang bertempat di Rumah Dinas Wakil Bupati, Rabu (12/6/2024).

Puluhan anak dengan pendampingan orangtua tampak antusias dalam mengikuti kegiatan ini.

"Ini khitan gratis, jadi tak perlu khawatir masalah biaya," ucap Takat salah satu orangtua asal Kapanewon Lendah, Rabu (12/6/2024).

Takat menjelaskan, biaya khitan terkadang sangatlah mahal.

Mulai dari harga Rp 400 ribu hingga jutaan rupiah.

Padahal tak semua orangtua memiliki kesiapan dalam pembiayaan.

Terkadang saat anak meminta untuk di khitan, orangtua khawatir tak bisa memenuhinya karena perlu waktu untuk mengurus pembiayaan.

Ia menjelaskan, anaknya berumur 5 tahun meminta untuk dikhitan.

Lantaran banyak teman seumurannya sudah dikhitan, sedangkan dirinya belum.

Sebagai orangtua, Takat akhirnya memutuskan untuk mengikuti program sunat massal, agar tak memerlukan biaya.

"Masih umur 5 tahun, tapi kan anak-anak malu jika temannya sudah disunat," ucapnya.

Dalam pelaksanaan khitan masal, tak hanya diikuti peserta yang sudah mendaftar sejak jauh-jauh hari.

Beberapa peserta yang datang dan mendaftar langsung ditempat pendaftaran.

Pendaftaran tak memakan banyak waktu. Peserta hanya diminta data diri sekaligus ditanya perihal kesehatan tubuh.

Peserta akan menunggu antrian selama beberapa menit, dan dipanggil oleh tim medis.

Anak yang disunat kemudian memasuki ruang penanganan.

Proses khitan hanya memakan waktu 15 menit.

Dengan pendampingan orangtua setelah menjalani semua proses anak akan diberikan obat dan beberapa bingkisan dari Pakualaman.

Menjelaskan perihal agenda khitan masal, GKBRAA Pakualam menuturkan, khitan masal merupakan salah satu rangkaian acara setelah kegiatan penurunan stunting di Samigaluh lalu.

Tentunya rangkaian acata merupakan kegiatan bakti sosial peringatan Hadeging Kadipaten Pakualam.

"Di tahun ini, kami memang memfokuskan kegiatan di Kulon Progo," ucap wanita yang kerap di panggil Gusti Putri, saat ditemui Radar Jogja usai kegiatan.

Gusti Putri menjelaskan, tujuan penyelenggaraan sebagai upaya memfasilitasi kebutuhan masyarakat.

Yang mana banyak masyarakat perlu membiayai untuk mengkhitan buah hatinya.

Padahal khitan sangat berhubungan dengan kesehatan reproduksi.

Baca Juga: Rekomendasi Destinasi Wisata di Jogja yang Seru dan Anti Mainstream untuk Dikunjungi Bersama Keluarga dan Kerabat

Menurutnya, terdapat 80 peserta yang mengikuti kegiatan.

Namun, sebenarnya dalam kegiatan ini tak ada batasan kuota yang diberikan Pakualam.

Sehingga banyak prangtua yang dapat memanfaatkan program ini. (gas)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#pakualam #Kegiatan #tujuan #Kulon Progo #Kapanewon Lendah #kadipaten #gratis #Proses khitan #Digelar #Hadeging #GKBRAA Pakualam #khitan masal