Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pertama Digelar di Kulon Progo, TalentKids Competition Hadirkan Lomba Angklung dan Tari

Anom Bagaskoro • Senin, 13 Mei 2024 | 16:15 WIB
PERCAYA DIRI: Anak-anak saat menampilkan seni angklung dalam agenda Kulon Progo TalentKids Competition di GOR Cangkring Sabtu (11/5).ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA 
PERCAYA DIRI: Anak-anak saat menampilkan seni angklung dalam agenda Kulon Progo TalentKids Competition di GOR Cangkring Sabtu (11/5).ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA 

RADAR JOGJA – Sebanyak 78 kontingen dari TK/Paud dan SD di Kulon Progo mengikuti Kulon Progo TalentKids Competition. Berlangung selama dua hari, seluruh peserta mengikuti lomba tari dan angklung di GOR Cangkring.


"Ini kali pertama kami mengadakan kegiatan talent competition di Kulon Progo," ucap Ketua Panitia Penyelenggara Angklung Cilik Indonesia Galih Yuliawan Sabtu (11/5).


Galih menjelaskan, kegiatan ini diselenggarakan mengembangkan bakat dan minat anak di bidang seni. Terutama agar anak bisa melakukan kegiatan positif dalam kesehariannya. Anak juga diajarkan secara tidak langsung mengenai kemandirian, kerja sama, dan berani bersosialisasi selama mengikuti kegiatan.


Karena merupakan kompetisi pelajar, sertifikat setelah mengikuti kompetisi dapat menjadi nilai tambah untuk pendaftaran sekolah. Menurut Galih, hal itu juga menjadi tujuan diadakannya kompetisi.
"Yang paling banyak pesertanya lomba angklung, dan masyarakat cukup tertarik dengan itu," ucapnya.


Menurut Galih, peserta terbanyak mengikuti lomba angklung. Yang mana memiliki 4 kategori, yaitu dasar, pemula, lanjutan, dan utama. Kategori utama akan memperebutkan piala bergilir yang disediakan panitia.


Dalam lomba angklung setiap kontingen minimal memiliki 24 peserta. Sedangkan terdapat 55 kontingen angklung dari sekolah, 8 di antaranya berasal dari luar Kulon Progo.


Sementara itu, pendidik KB/TK/SD Pangudiluhur Anis Vestradani mengaku, anak didiknya cukup antusias mengikuti kegiatan ini. Sekolahnya bahkan mengirimkan 3 kontingen. Yakni kontingen lomba tari, angklung TK, dan SD. "Persiapannya cukup satu bulan, karena penguman lomba baru diterima," ucapnya.


Menurutnya, banyak sekolah yang telah memiliki ekstrakulikuler angklung dan tari. Sehingga kompetisi merupakan ajang untuk mementaskan hasil kerja keras anak didik. Sehingga dapat meningkatkan rasa percaya diri. (gas/eno)

 

Editor : Satria Pradika
#GOR Cangkring #Kulon Progo #lomba tari #Indonesia