Sebuah mobil kijang biru yang sudah ringsek dengan tanda peringatan di bawahnya.
Monumen tersebut biasa disebut dengan Monumen Kijang.
Monumen tersebut bukan monumen biasa, tetapi terdapat peristiwa yang melatarbelakangi keberadaan monumen tersebut.
Monumen tersebut berupa bangkai mobil yang disanggah dengan dua tiang dengan tinggi 2,5 meter.
Berlokasi di Jalan Jogja-Wates KM 26, Dusun Kalimenur, Desa Sukoreno, Kecamatan Sentolo, Kulon Progo.
Pada tahun 2006 bangkai mobil menjadi saksi bisu kecelakaan maut yang merenggut nyawa 4 pegawai Badan Nasional Tenaga Nuklir atau BATAN.
Lokasi kecelakaan juga tidak jauh dari monument tersebut.
Peristiwa ini terjadi bermula mobil Kijang biru melewati tikungan tajam di ruas jalan ini.
Mobil kijang ini hilang kendali, yang kemudian disambut oleh sebuah truk dari arah berlawanan.
Pada bagian depan hingga tengah badan mobil rusak parah, sopir beserta seluruh penumpang mengalami luka berat.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir.
Banyaknya peristiwa laka lantas pada jalan ini, maka mobil kijang tersebut dijadikan sebagai monument pengingat untuk yang melintasi jalan ini.
Agar selalu berhati-hati dan jika dalam kondisi mengantuk beristirahat.