KULON PROGO - Sebuah mobil pikap pengangkut beras mengalami kecelakaan tunggal di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Ruas Congot-Ngremang, Kalurahan Karangsewu, Kapanewon Galur, Jumat (10/5/2024).
Kejadian tersebut membuat sopir Firmansyah Hardianto, 42, warga Umbulharjo mengalami luka ringan, dan mobil pikap tercebur di Sungai Gun Sheiro.
"Sekitar pukul 08.10 WIB, kami mendapat laporan adanya mobil pikap yang masuk ke sungai," ucap Personil PMI Kulon Progo Dicky Setiawan, Jumat (10/5/2024).
Dicky menjelaskan, berdasarkan keterangan warga sekitar, mobil pikap grandmax K 9907 KS melaju dari arah Barat ke Timur. Sesampainya di TKP, mobil oleng ke sebelah kanan jalan.
Kemudian mobil tercebur ke Sungai Gun Sheiro yang berada tepat di sisi selatan JJLS.
Olengnya mobil pikap diduga karena sopir mengantuk.
Terlebih tak adanya pembatas jalan antara jalan dan sungai memperparah keadaan yang membuat pikap masuk ke sungai sedalam 4 meter dari elevasi jalan.
"Korban mengalami luka ringan, dan langsung dirujuk ke RS Pura Raharja," ucap Dicky.
Akibat kecelakaan tersebut, pikap mengalami rusak ringsek di bagian body depan dan samping.
Muatan beras yang dibawa juga berhamburan. Terdapat puluhan sak beras ukuran 25 kg berhamburan di sisi jalan dan sebagian masuk ke dalam sungai.
Evakuasi pikap yang masuk ke sungai menggunakan 3 mobil penarik dan dibantu oleh relawan gabungan, Sedulur Resceu, dan warga sekitar. 3 mobil penarik mencoba menarik bangkai mobil yang terperosok ke dalam sungai dengan kedalaman 4 meter.
Penarikan pickup tersebut menggunakan seling dan fanbelt yang disediakan oleh para relawan. Evakuasi sempat terkendala karena mesin pikap menyangkut di talud sungai.
Akibatnya ruas Jalan Congot-Ngremang sempat mengalami kemacetan.
"Evakuasi membutuhkan waktu sekitar 1 setengah jam karena beberapa kendala," ucapnya.
Membenarkan pernyataan Dicky, Anggota Unit Lantas Polsek Galur Aiptu Heru Saefudin menjelaskan, dugaan sementara laka terjadi akibat sopir mengantuk.
Saat ini pihaknya tengah menyelidiki kronologi pastinya.
Menurut Aiptu Heru, TKP merupakan jalur rawan kecelakaan. Dimana banyak kejadian laka lantas yang terjadi. Sehingga pengguna jalan dihatapkan lebih berhati-hati. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva