RADAR JOGJA - Sebanyak 10 proposal penelitian siswa MAN 2 Kulon Progo (MandaKu) lolos penilaian awal ajang kompetisi bergengsi Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2024. Salah satunya, penelitian tentang dampak penggunaan aplikasi TikTok terhadap gangguan anxiety (kecemasan).
Peneliti dampak TikTok terhadap anxiety adalah murid kelas IX Emiliananda Egi Dwi Hartanti dan Nadia Khoirunnisa. Dengan guru pendamping Ikhwan Nur Rois. Dia mengatakan, ide proposal penelitian dampak TikTok terhadap anxiety murni dari siswa. Pertimbangannya, aplikasi tersebut sedang digandrungi anak-anak gen Z. "Sampel (proposal penelitian, Red) di lingkungan MandaKu," kata Ikhwan kemarin (13/4).
Berdasarkan observasi yang dilakukan, diketahui mayoritas peserta didik MandaKu memiliki akun TikTok. Dampak negatif secara akademik, dari hasil penelusurannya TikTok berpotensi besar mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM). "Belajarnya jadi malas-malasan, sehingga harus dicarikan solusi," ujarnya.
Setelah proposal penelitian lolos pada tahap awal, penelitian ditindaklanjuti dengan riset. "Risetnya berupa wawancara dan mengisi kuisioner. Hasilnya nanti diseleksi lagi," sambungnya.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Kulon Progo Hartiningsih mengimbau kepada para peserta untuk terus mengikuti semua tahapan kompetisi dengan sungguh-sungguh. "Memperhatikan arahan dari guru pembimbing,” katanya.
Tahapan selanjutnya, pelaksanaan penelitian dilakukan pada April-September. Pengunggahan laporan hasil penelitian lengkap 10 September, penilaian naskah penelitian 30 September hingga 4 Oktober. Sedangkan pengumuman finalis OPSI 9 Oktober. Babak final OPSI meliputi pameran dan presentasi hasil penelitian pada 16-22 Oktober. (gun/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita