RADAR JOGJA - Jembatan Linggan rencananya akan segera dibangun kembali pada bulan ini. Jembatan penghubung objek Wisata Pantai Trisik ini sebelumnya rusak sejak akhir Januari. Karena tiang penopang yang berada di tengah jembatan ambles. Disebabkan eceng gondok yang menumpuk dan menggerus tiang.
“Pengerjaan jembatan sementara akan dimulai pada pertengahan April,” ucap Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kulon Progo Budi Prastawa.
Budi menjelaskan, jembatan baru nantinya hanya bersifat sementara. Dibangun menggunakan kayu yang dibeli oleh BPBD Kulon Progo. Kayu tersebut nantinya akan diletakkan di atas pilar yang masih kokoh dan digunakan untuk menyebrang kendaraan.
Jembatan sementara, lanjutnya, dianggarkan dengan menggunakan dana Belanja Tak Terduga (BTT). Pengajuan BTT dimungkinkan karena kejadian patahnya Jembatan Linggan bersifat tak terduga. Sedangkan penggunaan jembatan tergolong keperluan mendesak. Maka skema yang tepat adalah mengajukan penggunaan BTT. “Sementara menelan biaya sekitar Rp 200 juta,” ucap Budi.
Budi menjelaskan, jembatan sementara akan menunjang kebutuhan akses masyarakat. Jembatan ini nantinya akan mempermudah akses masyarakat yang sebelumnya sempat terhambat. Diharapkan dengan jembatan sementara dapat mengembalikan perekonomian masyarakat. “Jembatan akan mampu bertahan selama satu tahun, sambil menunggu jembatan baru,” ucap Budi.
Budi menjelaskan, kendati bersifat sementara jembatan yang akan dibangun dapat menopang beban sekitar 2,4 ton. Sehingga tak hanya mampu dilewati roda dua, jembatan dapat dilewati kendaraan roda empay. Namun, diharapkan agar warga dapat merawat jembatan dengan menggunakan jembatan sesuai tonase yang aman.
Menurut Budi, selain berkaitan dengan akses perekonomian, jembatan sementara digunakan sebagai akses evakuasi masyarakat saat terjadi bencana. Masyarakat yang bertempat tinggal di bibir pantai harus memiliki akses yang cepat ketika ada bencana alam. Pertimbangan inilah yang membuat BBWSSO mendukung tindakan BPBD Kulon Progo untuk membangun jembatan sementara. (cr7/eno)
Editor : Satria Pradika