Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Operasi Ketupat 2024, Upaya Tingkatkan Kepuasan Masyarakat Atas Penyelenggaraan Arus Mudik

Anom Bagaskoro • Kamis, 4 April 2024 | 03:33 WIB
SIAP MELAYANI: Apel Gelar Operasi Ketupat di Mapolres Kulon Progo. (Dokumentasi Polres Kulon Progo)
SIAP MELAYANI: Apel Gelar Operasi Ketupat di Mapolres Kulon Progo. (Dokumentasi Polres Kulon Progo)

KULON PROGO - Upaya penyelenggaraan arus mudik yang nyaman terus dilakukan. Dalam mewujudkan arus mudik yang aman, Polres Kulon Progo menggelar Operasi Ketupat 2024, yang dibuka sejak 4-16 April 2024.

Operasi ketupat diawali dengan apel kesiapan Operasi Ketupat 2024 yang dilaksanakan di Mapolres Kulon Progo, Rabu (3/4).

"Komitmen nyata sinergitas TNI-Polri dengan stakeholder terkait dalam rangka pengamanan mudik," ucap Kapolres Kulon Progo AKBP Nunuk Setyowati saat apel kesiapan, Rabu (3/4).

AKBP Nunuk menjelaskan, Operasi Ketupat merupakan wujud pelayanan untuk masyarakat.

Dengan mengoptimalkan hubungan saling bantu antar stakeholder. Sehingga selama mudik lebaran dapat aman dan nyaman bagi masyarakat.

Operasi Ketupat 2024 merupakan operasi terpusat yang melibatkan 155.165 personel yang tersebar di seluruh Indonesia.

Di Kulon Progo, secara khusus menyiagakan 408 personel Polres dengan dibantu unsur TNI dan stakeholder lainnya.

"Aspek keamanan paling utama, khususnya jalur-jalur rawan, seperti kemacetan, kecelakaan, kriminalitas, dan bencana alam," ucap AKBP Nunuk.

Ia menekankan, pihaknya akan meningkatkan patroli rutin yang selama ini sering dilakukan.

Patroli dilakukan pada daerah dengan kepadatan arus tinggi, rawan kecelakaan, dan memiliki potensi kriminalitas, saat arus mudik balik lebaran.

Upaya ini dilakukan agar dapat mewujudkan penurunan angka kecelakaan dan kriminalitas jalanan selama mudik.

Selain pengamanan di jalur mudik, pihaknya juga menetapkan sasaran lainnya.

Itu meliputi antisipasi penimbunan sembako, antisipasi pemberitaan hoaks, dan antisipasi tindakan kriminal oleh orang yang tak bertanggung jawab.

"Aspek keamanan dari gangguan kamtibmas juga harus menjadi perhatian penting," ucap AKBP Nunuk.

Menurutnya, perhatian juga harus difokuskan pada kemungkinan adanya gangguan kamtibmas yang kerap kali terjadi saat mudik.

Gangguan kamtibmas ini biasanya dilakukan oleh oknum yang tak bertanggung jawab, dan memanfaatkan momen lebaran.

Dimana saat momen ini, banyak rumah yang ditinggal untuk mudik. Sehingga sangat rawan dengan angguan kamtibmas seperti pencurian.

Patroli yang ditingkatkan, tidak hanya berkaitan pada pengamanan jalan.

Namun, juga mengamnkan lingkungan masyarakat, seperti rumah yang ditinggalkan dan penitipan kendaraan.

"Upaya ini, diwujudkan agar masyarakat dapat merasakan mudik yang aman, ceria, dan penuh makna," harap AKBP Nunuk.

Dalam Operasi Ketupat 2024, telah disediakan 2 Pos Pengamanan yang terletak di Terminal Wates dan Pasar Sentolo.

Pos Pengamanan ini membawahi 6 Pos Pantau yang tersebar di Kulon Progo.

Adanya momen mudik diharapkan tercipta kondisi yang aman. AKBP Nunuk mengimbau agar selama mudik selalu berhati-hati.

Bagi yang kesusahan mencari penitipan kendaraan, dapat menitipkan kendaraan di Polres Kulon Progo.

Sedangkan bagi rumah yang ditinggal, diharapkan masyarakat dapat melapor ke Bhabinkamtibmas. Untuk dilakukan pengecekan secara berkala. (cr7)

Editor : Amin Surachmad
#polres kulon progo #arus mudik #Operasi Ketupat 2024