RADAR JOGJA – Jajaran Forkompinda Kulon Progo akan menggelar Safari Ramadhan sebanyak 14 kali. Dengan lokasi di masjid-masjid yang tersebar di Kulon Progo. Untuk pertemuan perdana, Safari Ramadhan diselenggarakan di Gedung DPRD Kabupaten Kulon Progo, Rabu (13/3). Acara tersebut dihadiri Pj Bupati Kulon Progo dan seluruh unsur Forkopimda.
"Tak hanya sebagai ajang silaturahmi, namun Safari Ramadhan juga sebagai media diskusi," ucap Pj Bupati Kulon Progo Ni Made Dwipanti Indrayanti, saat sambutannya, Rabu (13/3).
Ni Made menjelaskan, tujuan Safari Ramadhan tak hanya untuk membangun silaturahmi antara masyarakat dengan pemerintah. Namun juga sebagai media diskusi, sarana penyampaian kritik dan saran dari masyarakat untu pemerintah.
Ia juga menambahkan, momen safari ini juga dijadikan sebagai ajang pembangunan kordinasi antar OPD. Selain itu agenda terawih yang nantinya akan dijalankan, bertatapan langsung dengan masyarakat. Sehingga OPD dapat mengevaluasi program-programnya.
Kepala Kankemenag Kabupaten Kulon Progo Wahib Jamil menjelaskan, momen Ramadan menjadi momen untuk meluruskan niat. Seakan senada dengan ungkapan Pj Bupati sebelumnya, wahib menjelaskan ASN merupakan pelayan masyarakat. Sehingga sepatutnya menjalin silaturahmi dan mengevaluasi diri.
"ASN itu pelayan masyarakat, coba niatkan pelayanan tersebut sebagai ibadah," ucap Wahib.
Menurut Wahib, pelayanan masyarakat perlu didasarkan sebagai ibadah. Sehingga, ketika melayani masyarakat akan bernilai ibadah. Niat ibadah akan mencegah tindakan-tindakan buruk yang merugikan negara dan rakyat.
Selain itu, Wahib mengajak untuk meningkatkan prinsip-prinsip moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya hal itu diperlukan untuk mewujudkan masyrakat yang toleran dan menghargai perbedaan. (cr7/pra)
Editor : Heru Pratomo