Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Diterjang Proyek Tol, SDN Kebonrejo Akan Direlokasi 300 Meter dari Sekolah Lama

Anom Bagaskoro • Rabu, 13 Maret 2024 | 05:08 WIB
Penampakan patok yang diasumsikan untuk proyek pembangunan jalan tol yang berada tepat di depan SDN Kebonrejo. (Anom Bagaskoro/RADAR JOGJA)
Penampakan patok yang diasumsikan untuk proyek pembangunan jalan tol yang berada tepat di depan SDN Kebonrejo. (Anom Bagaskoro/RADAR JOGJA)

 

RADAR JOGJA – SDN Kebonrejo, Temon direncanakan akan direlokasi. Itu karena bangunan sekolah terdampak proyek tol. Pihak sekolah sudah mendapatkan lokasi pengganti. Namun, mereka menunggu kepastian proyek tol dilaksanakan.


Indikator sekolah ini diterjang proyek tol adalah keberadaan patok merah penanda. Guru SDN Kebonrejo Mailan Nurahmat mengatakan, pemasangan patok yang terbuat dari beton itu sudah dilakukan sejak Januari. Sebelum patok permanen, dipasang berupa patok bambu.


Patok jalan berada di halaman sekolah, gedung sekolah tak terimbas pembangunan. Hal tersebut dibenarkan oleh Mailan. Mailan menjelaskan, arah jalan tol dari arah barat daya ke arah tenggara, tanpa mengenai bangunan.

Patok berwarna merah tersebut merupakan bagian tepi jalan tol."Walaupun tidak mengenai bangunan, tetap perlu direlokasi karena akan menganggu pembelajaran," ucap Mailan.

Pihak sekolah sudah melakukan konsultasi baik internal maupun dengan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kulon Progo.

Hasil konsultasi menunjukkan kemungkinan sekolah tersebut untuk direlokasi."Dari dinas merekomendasikan untuk relokasi keseluruhan sekolah," ucapnya.


Menanggapi rekomendasi itu, pihak sekolah kemudian mencari informasi lokasi yang sesuai untuk pengganti sekolah lama. Mereka menemukan lokasi yang cocok untuk relokasi. Lokasinya sekitar 300 meter dari sekolah lama.


Pertimbangan pemilihan lokasi baru ini mempertimbangkan aspek jarak tempuh siswa. Sekolah menginginkan agar siswa tak perlu jauh-jauh untuk datang ke sekolah baru.

Selain itu lokasi tersebu, juga akan minim gangguan kebisingan akibat proyek pembangunan maupun operasional tol, usai pembangunan selesai."Di belakang SMAN 1 Temon,” tutur Mailan.

Kendati pihak sekolah sudah mengumpulkan informasi tefkait pemindahan sekolah, namun mereka juga belum mendapatkan kepastian proyek pembangunan tol berjalan. Bahkan kepastian terkait letak pasti tol juga belum diketahui.

Baca Juga: KONI DIY Imbau Para Atlet Agar Tetap Berlatih Selama Bulan Puasa


Mailan berharap agar proses sosialisai kembali ditegaskan. Hal ini, untuk memastikan lokasi, trase dan bentang jalan tol yang mengenai sekolah.

Selain itu, ia juga berharap agar relokasi segera dilaksanakan agar saat proyek berjalan sekolah dapat dipindahkan. Tanpa perlu mengkhawatirkan tempat.


Kepala Disdikpora Kabupaten Kulon Progo Arif Prastowo, saat ditemui Radar Jogja beberapa waktu lalu menjelaskan informasi terkait tol belum bisa diperoleh pihaknya. Pihaknya saat ini tengah melakukan kordinasi dengan Satuan Kerja Proyek Pembangunan Tol.


Namun ia sudah mendapatkan informasi dari sekolah yang melaporkan adanya patok yang berkemungkinan besar akan menjadi proyek tol. Terdapat tiga sekolah dasar yang melaporkan, antara lain, SDN Kaliandong di Kapanewon Nanggulan, SDN Hargomulyo di Kapanewon Kokap, dan SDN Kebonrejo di Kapanewon Temon. (cr7/din)

 

Editor : Satria Pradika
#SDN Kebonrejo #kabupaten kulon progo #sekolah terdampak proyek tol