Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jalan KRT Kertodiningrat Pengasih Kembali Memakan Korban, Pengendara Sepeda Motor Meninggal Setelah Tabrak Pohon

Anom Bagaskoro • Minggu, 18 Februari 2024 | 21:22 WIB

TKP Bekas lokasi kecalakandi Jalan KRT Kertodiningrat.
TKP Bekas lokasi kecalakandi Jalan KRT Kertodiningrat.
KULON PROGO - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan KRT Kertodiningrat, Padukuhan Karang Tengah Kidul, Kalurahan Margosari, Kapanewon Pengasih, Minggu (18/2).

Fahmi Setiawan,45,sebagai korban, dinyatakan meninggal di tempat, usai menabrak pohon perindang jalan, tepat di depan Toko Sari Agung.

"Kecelakaan tunggal terjadi, pukul 04.46 WIB, di Jalan KRT Kertodiningrat," ucap AKP Triatmi Noviartuti, Minggu (18/2).

Novi mengungkapkan, korban menggunakan sepeda motor Honda Supra AB 5975 BL, melaju dari arah barat ke arah timur menuju pertigaan Dayakan.

Nahasnya korban menabrak pohon perindang jalan yang berada di sisi kiri jalan, tepat di depan Toko Sari Agung.

"Korban mengalami cedera kepala berat, dan meninggal di tempat," ucap Novi.

Dalam kejadian tersebut, motor yang digunakan korban mengalami rusak bagian depan motor, dan bengkok bagian shock depan.  Kerugian meteril atas kejadian ini diperkirakan Rp 500 ribu.

Berdasarkan pantauan Radar Jogja di TKP, terlihat bekas tabrakan di pohon perindang jalan. Pecahan kaca dan body motor masih tertinggal di area sekitar kecelakaan.

Menurut Suryanta, pemilik Toko Hodi Project yang letaknya hanya berjarak 15 meter dari TKP, kecelakaan terjadi pada pagi hari ketika hujan turun.

Ia memperlihatkan hasil CCTV yang merekam kejadian nahas yang menimpa korban.

"Dalam kondisi hujan, motor melaju dengan kecepatan sedang dan menabrak pohon disisi kiri," ucap Suryanta.

Dari tayangan CCTV, korban menabrak pohon dengan kecepatan sedang. Dada dan kepala korban menghantam pohon. Kemudian korban ambruk ke sisi dalam jalan, dan terkulai lemas.

"Hanya berselang beberapa menit, muncul motor yang melaju dari arah yang sama, namun pengendaranya tidak berhenti karena kondisi hujan," ucap Suryanta.

Suryanta menjelaskan, saat terjadi kecelakaan dirinya sempat mendengar suara hantaman cukup keras.

Namun setelah dicek tidak ada kejadian di arah jalan raya.

Kemudian sekitar jam 05.08 WIB beberapa warga yang usai melaksanakan Salat subuh melihat korban yang terkulai lemas di jalan.

Karena mendengar keramaian di jalan raya, Suryanta kembali memastikan. Ia keluar rumah dan menemukan adanya kecelakaan di dekat rumahnya.

"Warga langsung menelfon Polsek Pengasih, Polres Kulon Progo, dan PMI," ucap Suryanta.

Sembari menunggu pertolongan dari pihak PMI, warga melakukan pengecekan identitas, namun tak menemukan hasil.

Setelah cukup lama, salah satu warga menyadari motor yang dikendarai korban merupakan motor milik temannya.

Ia kemudian menelfon temannya untuk konfirmasi. Setelah dikonfirmasi, motor milik temannya memang dipinjamkan ke korban untuk aktivitas sehari-hari.

Tak lama setelah ditelfon, PMI Kulon Progo mendatangi TKP. Namun ketika diperiksa, korban sudah tak bernyawa. Korban ditemukan dengan posisi tertidur miring, dengan kaki terjepit motor.

Salah satu warga mengungkapkan, kejadian nahas ini terjadi saat hujan membuat jalan cukup licin.

Ditambah dengan roda depan sepeda motor yang ditunggangi korban dalam kondisi botak alur. Sehingga korban kehilangan kendali motornya.

Korban yang merupakan petugas Parkir Pasar Pagi Wates ini, berniat berangkat kerja dari rumahnya yang tak jauh dari TKP.

Baca Juga: PSU di TPS 05 Desa Maron Purworejo, Warga Antusias Datang Meski Harus Mengulang

Ia melewati gang samping Alfamart Margosari, dan menyebarang Jl. KRT Kertodiningrat menuju arah barat lalu menabrak pohon.

Kejadian tersebut meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban. Korban meninggalkan seorang istri, dan 4 orang putrinya yang belum tamat sekolah. 

 

Editor : Bahana.
#Kecelakaan #pengasih #Kulon Progo #meninggal