Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Perluasan Kesempatan Kerja, Disnakertrans Kulon Progo Gelar Pelatihan Handycraft

Anom Bagaskoro • Jumat, 2 Februari 2024 | 21:07 WIB
TERAMPIL: Rezi Septianto (kanan) dan ibunya Supirah (kiri) sedang membuat buffet boneka dalam pelatihan di Balai Kapanewon Pengasih, Kulon Progo, Jumat (2/2).
TERAMPIL: Rezi Septianto (kanan) dan ibunya Supirah (kiri) sedang membuat buffet boneka dalam pelatihan di Balai Kapanewon Pengasih, Kulon Progo, Jumat (2/2).

KULON PROGO - Sebanyak 20 orang berkumpul di Balai Kapanewon Pengasih, Kulon Progo. Mereka mengikuti pelatihan handycraft yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kulon Progo.


Pelatihan handycraft diadakan sejak 29 Januari hingga 3 Februari besok. Pelatihan yang merupakan kegiatan tahunan ini memiliki beberapa mata pelatihan keterampilan.

Ada membuat buffet wisuda, ecoprint, hingga melakukan kunjungan ke salah satu tempat perajin.


"Program utamanya perluasan kesempatan kerja, dengan mengadakan pelatihan untuk warga Kulon Progo," ucap Pengantar Kerja Ahli Muda Disnakertrans Kulon Progo Saptarini, ketika ditemui Radar Jogja di lokasi pelatihan, Jumat (2/2).


Rini mengungkapkan, kegiatan berfungsi untuk menambah keterampilan bagi warga Kulon Progo yang belum memiliki usaha atau yang sedang merintis usaha.

Adanya pelatihan ini sebagai ajang pengayaan keterampilan bagi masyarakat.

"Dari Disnakertrans Kulon Progo menyiapkan tiga paket pelatihan, setiap paketnya diikuti 20 peserta," ucap Saptarini.


Selain handycraft, terdapat pula pelatihan tata boga di Kapanewon Sentolo dan pelatihan make-up artist yang segera diselenggarakan Maret mendatang. 


Rini menjelaskan, disnakertrans menggandeng kapanewon guna menyaring peserta yang sesuai kriteria.

Kapanewon ditunjuk berdasarkan penilaian dari data angka kemiskinan dan angka pengangguran di tahun 2023 lalu.


"Sebagai contoh di Kapanewon Pengasih itu, da Kalurahan Sendangsari dan Sidomulyo. Di Kapanewon Sentolo, terdapat Kalurahan Kaliagung dan Demangrejo, yang masuk ke dalam kategori," jelasnya.


Saptarini berharap, setelah adanya kegiatan ini masyarakat bisa terus mengembangkan keterampilannya dan bisa membuat usaha dengan bekal keterampilan yang sudah diajarkan.

Pemerintah kalurahan juga bisa melakukan pengembangan lebih lanjut dengan mengadakan kegiatan pelatihan di kalurahan masing-masing.

 Pesertanya perempuan dan laki-laki. Selain itu terdapat seorang peserta yang merupakan disabilitas, tunawicara. Dia didampingi ibunya dalam mengikuti kegiatan pelatihan.


"Sangat senang karena bisa menambah keterampilan," jawab Rezi Septianto, yang dialih bahasakan oleh ibunya yakni Supirah.


Rezi, yang sebelumnya sempat bekerja di salah satu tempat usaha, tidak mendapat perpanjang kontrak kemudian menganggur. Karena di rumah, ia mengalami kebosana dan mendaftar ikut pelatihan ini.


Warga Tawangsari ini berharap, setelah mendapatkan pelatihan bisa membuat usaha sendiri. Atau, Disnakertrans Kulon Progo dapat menyalurkan kaum disabilitas seperti Rezi untuk bekerja di sektor-sektor tertentu. (cr7)

 

Editor : Amin Surachmad
#pelatihan #Disnakertrans #Kulon Progo #Handycraft #keterampilan