RADAR JOGJA - Ratusan Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Kulon Progo mengalami krisis air bersih sebagai dampak kemarau panjang tahun ini. Mereka mulai mengandalkan droping air bersih dari pemerintah.
Salah satunya terpantau di Kalurahan Purwosari, Girimulyo. Warga rela antri berjam-jam menggunakan ember dan jeriken untuk mendapatkan bantuan air bersih.
Mereka menyerbu kiriman air dari mobil tangki yang dikirim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo. Hanya dalam waktu satu jam, bantuan air bersih sebanyak 4.000 liter itu langsung habis.
Koordinator Taruna Tanggap Bencana (Tagana) Girimulyo Sutikno mengatakan,warga memang sudah mulai kesulitan air bersih sejak Agustus lalu. Ada sembilan padukuhan, 429 KK atau 1.300 jiwa mengandalkan bantuan air bersih.
Selain dari BPBD, droping air bersih juga sudah dilakukan Dinas Sosial Kulon Progo. Kalau dari CSR belum ada. Harapannya ke depan ada. Sebab musim kemarau masih terjadi dan berdampak langsung kepada warga di Kalurahan Purwosari.”Mereka butuh air bersih," ucapnya.
Menurunya, karena medannya yang sulit berada di puncak gunung dan jalan yang sempit, droping air bersih dilakukan dengan bantuan mobil pemadam kebakaran yang memang ukurannya relatif kecil sehingga bisa masuk sampai ke lokasi. "Medannya sulit, tapi kalau menggunakan mobil damkar masih masuk," ujarnya.
Salah satu warga Mujilah, warga Dukuh Prengkokan, Kalurahan Purwosari mengungkapkan, biasanya mengambil air di bak penampungan masjid. Air itu juga air bantuan, jaraknya sekitar 50 meter dari rumah tempat tinggalnya. Dia membutuhkan air bersih untuk minum, memasak, mencuci sayuran, selebihnya untuk mandi.”Jelas kami membutuhkan bantuan air ini," ungkapnya.
Warga lain, Sinem mengaku senang mendapat bantuan air bersih. Tiga bulan lalu masih ada air di sumber atau sungai, jaraknya sekitar 1 kilometer dari rumah. Namun sekarang sudah habis, dan saya juga mengandalkan bantuan ini.”Harapan kami pemerintah bisa membuatkan sumur bor atau apa sehingga tidak mengandalkan bantuan seperti ini terus," harapnya. (tom/din)