RADAR JOGJA - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah salah satu wujud operasi bakti TNI. Program ini dilaksanakan secara terintegrasi antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat.
"Guna meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah pedesaan yang tertinggal, terisolasi, termiskin ataupun daerah terdampak bencana" jelas Komandan Korem 072/Pamungkas (Danrem) Brigjen TNI Joko Purnomo mendampingi kunjungan kerja Komandan Pusat Angkatan Darat (Danpusterad) Letjen TNI Teguh Muji Angkasa di Padukuhan Tulangan, Kalurahan Ngargosari, Samigaluh, Kulon Progo, Kamis (3/8/3023).
Lokasi yang dikunjungi tersebut merupakan lokasi TMMD Reguler Ke-117 tahun anggaran 2023. Danpusterad juga melaksanakan kunjungan kerja ke Makodim 0731/Kulon Progo.
TMMD Reguler ke-117 Kodim 0731/Kulon Progo di Padukuhan Tulangan ini menggarap dua sasaran. Sasaran fisik berupa pembuatan jalan rabat beton, bronjong, pos kamling, drainase buis beton, RTLH, rehab musala dan gereja, talud, serta gorong-gorong pelat beton.
Sedangkan nonfisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, stunting, pencegahan penyalahgunaan narkoba, tata tertib hukum dan cegah klitih, penataan dan pengendalian sampah, cegah penyakit LSD (Lumpy Skin Disease) pada hewan, perlindungan perempuan dan anak, donor darah, pengembangan UMKM, dan peningkatan produk UMKM.
"Dalam kegiatan TMMD melibatkan personel dari TNI, Polri, relawan, dan masyarakat sekitar. Diharapkan dengan TMMD dapat menanamkan rasa cinta kepada bangsa dan negara, serta merupakan wujud nyata prajurit Korem 072/Pamungkas dapat hadir membantu kesulitan rakyat di sekelilingnya," ungkap Danrem.
Sementara itu, Danpusterad Letjen TNI Teguh Muji Angkasa menjelaskan, kunjungan ini dalam rangka pengawasan dan evaluasi pelaksanaan TMMD Reguler ke-117 TA 2023 Kodim 0731/Kulon Progo.
"Pengawasan dan evaluasi TMMD Ke-117 TA 2023 yang saat ini sedang berjalan, bertujuan untuk mengukur kinerja organisasi satuan tugas TMMD mulai tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan sampai dengan pengakhiran dengan harapan agar kegiatan TMMD dapat berjalan secara optimal, efektif dan efisien," papar Daspusterad.
Program TMMD dilaksanakan melalui proses perencanaan yang mengutamakan aspirasi dan kepentingan masyarakat di lokasi sasaran TMMD. Mekanismenya bottom up planning yang dilaksanakan secara komprehensif dan integral dengan melibatkan semua unsur-unsur yang terkait. Yakni, mulai ringkat kalurahan sampai dengan kabupaten/kota.
"Atas nama Kepala Staf TNI-AD selaku PJO TMMD, mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah daerah serta seluruh komponen masyarakat atas kerja sama dan semangat gotong-royongnya dalam mendukung kelancaran kegiatan TMMD. Semoga hasil TMMD dapat bermanfaat untuk seluruh masyarakat," tegas Danpusterad.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapok Sahli Pangdam IV/Dip Brigjen TNI Kusworo, Kasiter Kasrem 072/Pmk Kolonel Kav Agus Waluyo, Pabandya Komsos Sterdam IV/Dip Letkol Inf Yahya, Dan Satrad 215/Congot Letkol Lek Bayu Ardiansyah, dan Komandan Kodim 0731/Kulon Progo Letkol Inf Nurwaliyanto.
Ada pula Sekda Kulon Progo Triyono, Wakapolres Kulon Progo Kompol Riko Sanjaya, Kepala Kejaksaan Negeri Kulon Progo Ardi Suryanto, dan anggota DPRD Kulon Progo Suharto.q
Editor : Amin Surachmad