Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Cintai Pahlawan Lokal, Angkat Tokoh Sanun

Editor Content • Senin, 1 Mei 2023 | 12:43 WIB
Instagram Barito Putera
Instagram Barito Putera
RADAR JOGJA - Kundha Kabudayan (Dinas Kebudayaan) Kulonprogo mendorong pengenalan sejarah pahlawan lokal dan pengembangan seni budaya Kulonprogo dalam Kegiatan Besar Sejarah dan Mataram Fashion Carnival Tahun 2023.

"Salah satu tokoh yang kami angkat yakni pahlawan Sanun kepada siswa sekolah maupun guru-guru pendidik yang ternyata masih belum banyak diketahui," ucap Kepala Dinas Kebudayaan Kulonprogo Niken Probo Laras, Sabtu (29/4).

Disbud bekerja sama dengan Balai Dikmen untuk lebih mendekatkan tokoh sejarah Sanun yang memeng belum banyak yang tahu. "Itu terbukti saat kita kumpulkan Kepala Sekolah dan Guru Sejarah mereka sangat menyambut baik," jelasnya.

Dikatakan, pada 5 Mei 2023 mendatang akan digelar talk show dengan narasumber Pj Bupati Kulonprogo, Brimob Kulonprogo, Perguruan Tinggi, Akademisi dan juga sejarawan. Sebelum talk show juga akan didahului dengan pagelaran teatrikal bertajuk Kabut di atas Bantar dan akan ditutup dengan sendra tari. "Nanti kami akan gali di talk show, supaya pahlawan Sanun bisa dihargai, dikenang dan bisa ditiru semangatnya oleh siswa-siswa," katanya.

Kegiatan akan dilanjutkan dengan Mataram Fashion Carnival (MFC) Tahun 2023 yang mengambil tema "Mulat Sarira Hangrasa Wani" dengan ketentuan peserta dari peserta didik maupun tenaga pendidik SMPN/SMP Swasta yang direkomendasikan oleh Disdikpora Kabupaten Kulonprogo. "Jumlahnya ada 20 peserta per kontingen sudah termasuk pemusik dan kru, dan dengan komposisi 75 persen perseta didik dan 25 persen tenaga pendidik. MFC akan digelar 20 Mei 2023 mendatang," ucapnya.

Kepala Balai Pendidikan Menengah Kulonprogo Heru Santoso menyampaikan, mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan ini sebagai upaya untuk menumbuh kembangkan jiwa patriotisme pada generasi muda khususnya dikalangan pelajar."Ini memang harus dilakukan untuk menumbuh kembangkan jiwa patriotisme pada anak, karena anak milenial ini harus kita godog jiwa patriotismenya," ucapnya.

Rencana melibatkan 200 peserta, diharapkan para peserta tidak sekedar hadir namun harus mampu mereview materi apa yang disampaikan para narasumber sehingga mereka mengerti dan paham akan sejarah Sanun."Merupakan kewajiban kami menyampaikan kepada semua guru sehingga Pahlawan Sanun ini harapannya bisa tersampaikan semua kepada siswa di Kabupaten Kulonprogo ini," ungkapnya. (tom/pra) Editor : Editor Content
#Dinas Kebudayaan Kulonprogo