Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Terekam CCTV, Moge Sambar Matic

Editor Content • Sabtu, 13 Agustus 2022 | 16:13 WIB
JADI TONTONAN: Moge dengan nomor polisi D 2525 DE yang menyambar motor matic di simpang tiga Kesatrian atau Grajen, Dusun Gunung Gempal, Giripeni, Wates, kemarin (12/8).(HENDRI UTOMO/RADAR JOGJA)
JADI TONTONAN: Moge dengan nomor polisi D 2525 DE yang menyambar motor matic di simpang tiga Kesatrian atau Grajen, Dusun Gunung Gempal, Giripeni, Wates, kemarin (12/8).(HENDRI UTOMO/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Kamera CCTV di simpang tiga Kesatrian atau Grajen, Dusun Gunung Gempal, Giripeni, Wates, Kulonprogo, kembali merekam insiden kecelakaan maut kemarin (12/8). Sudah tidak terhitung kecelakaan yang terjadi di pertigaan tengkorak ini, sebagian korban bahkan meninggal dunia di pertigaan maut itu.

Kecelakaan yang terekam jelas CCTV kali ini melibatkan dua kendaraan bermotor. Motor gede (moge) menyambar sepeda motor lain hingga terpental sejauh 10 meter. Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 12.35. Pengendara motor matic dari arah barat hendak berbelok ke selatan menuju Jalan Kesatrian, langsung ditabrak pengendara moge yang melaju kencang dari belakang.

“Honda Beat dari arah barat, hendak menyeberang ke arah Jalan Kesatrian. Belum selesai menyeberang, dari arah belakang motor Harley menyambar Honda Beat dari belakang,” ucap Kanit Laka Lantas Polres Kulonprogo Ipda Satya Kurnia saat olah TKP di lokasi kejadian.

Dijelaskan, kecelakaan melibatkan Harley Davidson dengan nomor polisi D 2525 DE yang dikendarai Dani Tanu Wijaya, warga Cikopo, Bandung dan motor matic Honda Beat dengan nomor polisi AB 3701 AQ yang dikendarai Ardian Putri Ramadhani, warga Palihan, Kapanewon Temon, Kulonprogo.

Beruntung, pengendara moge dan pengendara motor matic selamat, hanya mengalami luka ringan. “Untuk kondisi korban, kami masih menunggu hasil observasi dokter. Tindakan pertama di TKP semua sadar, sehingga sementara ini saya katakan luka ringan,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi saat kejadian, moge itu merupakan rombongan dari Bandung hendak ke Bali. “Berdasarkan keterangan warga yang melihat ada iring-iringan (moge) tanpa pengawalan polisi. Kurang lebih 10 sampai 15 kendaraan,” ujarnya.

Satya mengimbau, seluruh pengendara bermotor untuk meningkatkan kehati-hatian saat melintas di jalan nasional, terutama di ruas Jalan Jogja-Wates Km 26 simpang tiga Kesatrian atau Grajen, Dusun Gunung Gempal, Giripeni. Sudah banyak kasus kecelakaan di titik ini, beberapa di antaranya bahkan meninggal dunia. (tom/laz) Editor : Editor Content
#moge #Kulonprogo