Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ngabuburit Naik Mobil Antik di Nanggulan

Editor Content • Rabu, 20 April 2022 | 17:12 WIB
SERU: Sensasi ngabuburit naik mobil antik keliling desa di wilayah Nanggulan, Kulonprogo, kemarin.(HENDRI UTOMO / RADAR JOGJA)
SERU: Sensasi ngabuburit naik mobil antik keliling desa di wilayah Nanggulan, Kulonprogo, kemarin.(HENDRI UTOMO / RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Banyak cara bisa dilakukan untuk menunggu waktu berbuka puasa. Salah satunya, dengan berkeliling pedesaan menggunakan mobil antik keliling desa dengan pemandangan areal persawahan yang hijau berudara sejuk di wilayah Nanggulan, Kulonprogo.

Mobil VW klasik itu milik rumah makan murah meriah di wilayah Nanggulan, Kulonprogo (Omah Cantrik). Mobil VW terbuka lawas itu masih dalam kondisi prima, pengunjung bisa berkeliling desa, melewati jalan irigasi di di tengah sawah di bilangan Nanggulan.

"Trip ini kami beri nama VW Susur Pedesaan dan sudah ada sejak setahun terakhir. Ramadan 2022 ada konsep khusus yang diusung, namanya ngabuburit naik VW," ucap Pengelola Omah Cantrik, Sukma Swarga Tiba, kemarin (18/4).
Dijelaskan, rute yang diambil yakni menyusuri pedesaan dan area persawahan di Nanggulan. Peminat trip susur pedesaan ini terbilang cukup banyak. Dalam sehari, bisa melayani hingga 20 perjalanan. "Selama Ramadan ini kami bisa melayani sampai 20 perjalanan, selama Ramadan tripnya setiap sore hari maksimal pukul 17.00 mendekati buka puasa," jelasnya.

Menurutnya, daya tarik utama trip ini yakni keliling pedesaan di Nanggulan yang dikenal masih sangat asri. Pengunjung juga diberi kesempatan berfoto dengan latar area persawahan setempat. "Paling banyak diminati di trip VW ini memang foto-foto," ujarnya.

Setiap pengunjung bisa reservasi terlebih dahulu 1 hari sebelumnya. Sekali trip bayar Rp 200 ribu untuk empat orang, itu sudah termasuk biaya makan (menu buka puasa,red). "Kami sediakan trip VW susur desa itu dari harga Rp 200 ribu untuk empat orang, sudah termasuk makan, ini termasuk promo dan akan diperpanjang sampai Lebaran besok," ucapnya.

Salah satu pengunjung, Nurul Hikmah, 23, warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan mengungkapkan, ia terkesan dengan layanan VW susur pedesaan, sembari menunggu waktu berbuka. Pengunjung bisa jalan-jalan keliling kampung dengan pemandangan alam yang masih asri. "Seru banget. Kami tadi lewat permukiman ada jembatan tua dan foto-foto dengan latar pemandangan areal persawahan, jos banget," ucapnya.

Menurutnya, pengalaman ini merupakan pengalaman kali pertama naik VW klasik menyusuri pedesaan. Ia tahu trip ini dari sosial media, sangat menyenangkan kebetulan ia datang bareng teman-temannya, dan memang sengaja untuk berlibur (healing). "Mobilnya keren, healing mas," ujarnya. (tom/bah) Editor : Editor Content
#Kulonprogo #Mobil Antik #Ngabuburit