KESEMPATAN: Prof Dr Med Ralph J Lelle MIAc saat menyampaikan materi di hadapan 25 dokter Puskesmas di Aula Puskesmas Galur, kemarin (13/10).
KULONPROGO - Sebanyak 25 dokter Puskesmas di Kabupaten Kulonprogo mengikuti pelatihan IVA dan Kolposkopi di Aula Puskesmas Galur II, kemarin (13/10). Pelatihan menghadirkan narasumber Staf Ginekologi Onkologi Muenster University Hospital Jerman, Prof Dr Med Ralph J Lelle MIAC. "Dengan pelatihan IVA dan Kolposkopi ini diharapkan para dokter dapat menyerap ilmu dari professor Lelle yang sudah ahli. Tujuan akhirnya ilmu tersebut dapat digunakan untuk melayani masyarakat Kulonprogo sebaik-baiknya," terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo dr Bambang Haryatno MKes.Bambang mengimbau, seluruh dokter Puskesmas yang mendapat kesempatan mengikuti pelatihan bisa memanfaatkan waktu yang ada.
"Prof Lelle seminggu lagi sudah harus kembali ke Jerman, maka jangan sia-siakan kesempatan ini," ucap Bambang yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kulonprogo.Bambang menjelaskan, selain Prof Lelle ada juga Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dr Supriyatiningsih MKes SpOG yang berbagi ilmu tentang deteksi Kanker Leher Rahim (Kanker Serviks).Tidak hanya sekadar menyampaikan teori, setelah materi kelas pelatihan langsung dilanjutkan dengan praktik langsung deteksi dini kanker leher rahim kepada 100 warga Galur dan sekitarnya.
Bambang menyampaikan setelah ada kerja sama dengan BPJS, dokter puskesmas kini bisa melakukan IVA kepada 20.600 sasaran. Sehingga, kepada para dokter Puskesmas di Kulonprogo dapat memanfaatkan kesempatan itu. "Target kami ada 20.600 sasaran di Kulonprogo. Kami minta pelatihan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya, agar dokter bisa secara maraton menerapkan ilmu yang didapat semaksimal mungkin," ujarnya.Sementara itu, sosialisasi kanker leher rahim juga dibe-rikan kepada warga masyarakat di Balai Desa Kranggan, Galur, Kulonprogo. (tom/ila/jiong) Editor : Administrator