Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kuliner yang Wajib Dicoba Ketika Mengunjungi Yogyakarta

Magang Radar Jogja • Jumat, 10 April 2026 | 08:37 WIB
Kuliner Dawet Sambel Yogyakarta. (Pinterest)
Kuliner Dawet Sambel Yogyakarta. (Pinterest)

 

RADAR JOGJA - Jogja adalah provinsi yang dikenal dengan gudeg sebagai ikon kuliner yang terkenal, namun ternyata kota pelajar ini memiliki kuliner yang tidak biasa dan unik yang wajib anda coba ketika berkunjung di kota pelajar ini. 

Berikut kuliner Jogja yang jarang orang coba karena unik dan tidak biasa. 

1. Jadah Tempe 


Jadah Tempe adalah makanan tradisional yang berasal dari Sleman lebih tepat di salah satu wilayah Jogja, Kaliurang.

Dinamakan jadah tempe karena makanan ini berasal dari jadah dan tempe.

Jadah sendiri terbuat dari beras ketan putih yang ditumbuk dan dicampur dengan kelapa hingga dapat dibentuk atau orang biasa menyebutnya dengan kue ketan yang gurih, sedangkan tempe dalam makanan ini berupa tempe bacem yang memiliki rasa yang manis dan gurih.

Baca Juga: DIY Rawan Bencana, Sarpras Tagana di Kulon Progo Usang Menanti Peremajaan

Kombinasi kedua makanan ini memiliki rasa yang legit dan gurih serta manis, jadah tempe biasanya dimakan bersama cabai rawit. 

Menariknya jadah tempe ini sudah ada sejak tahun 1950an dan dipopulerkan oleh pengusaha yaitu yang lebih dikenal dengan Mbah Carik.

Tak hanya itu makanan ini juga menjadi makanan favorit Sultan Yogyakarta, yaitu Sultan Hamengkubuwono IX.

Kuliner jadah tempe yang paling terkenal ini adalah Jadah Tempe Mbah Carik sendiri. 

2. Geblek 


Geblek adalah kuliner Jogja yang tepatnya berasal dari Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Makanan ini terbuat dari tepung tapioka yang dicampur dengan bawang putih dan garam lalu diuleni dan dibentuk seperti angka 8.

Makanan ini memiliki rasa yang gurih dan tekstur yang kenyal.

Makanan ini dapat disantap dengan sambal kecap atau sambal bawang.

Makanan ini menjadi ikon kuliner di wilayah Kulon Progo. 

Baca Juga: Prediksi Skor Bologna vs Aston Villa Europa League Jumat 10 April 2026 Kick Off 02.00 WIB
 
3. Dawet Sambel 

Minuman ini berbeda dengan dawet pada umumnya, dawet sambel yang merupakan minuman kuliner khas Kulon Progo yang unik.

Dinamakan dawet sambel karena minuman ini merupakan campuran dari minuman dawet dan sambel (bumbu) pecel.

Dawet sambel sudah ada sejak tahun 1950an dimana ada seorang penjual yang menjual dawet dengan pecel, dan kemudian memiliki inovasi untuk mencampur dawet dengan pecel jadi satu. 

Minuman ini disajikan dalam bentuk dawet yang terbuat dari tepung pati dan diolah menjadi bentuk dawet pada umumnya.

sedangkan sambelnya terbuat dari ricikan cabai, kelapa parut, dan gula jawa yang digoreng, lalu diberikan tahu, tauge serta bawang goreng dan terakhir disiram dengan air gula jawa.

Minuman ini memiliki rasa yang unik yaitu manis, pedas, dan gurih. 

Baca Juga: Banding Gagal, Sanksi Pengurangan Poin Leicester City Tetap Berlaku

4. Kue Kipo

 

Kue kipo adalah kue tradisional yang berasal dari Kotagede Yogyakarta.

Kata “Kipo” berasal dari bahasa jawa yaitu “Iki opo?” yang artinya “Ini apa?” kata tersebut diucapkan ketika penasaran dan menunjuk ke kue tersebut.  

Kue ini terbuat dari tepung ketan dan diisi dengan kelapa parut dan gula jawa.

Kue ini memiliki bentuk yang pipih dan agak lonjong berwarna hijau dari pandan dan kecoklatan dan proses memanggangnya tersebut.

Kue ini banyak dijual di pasar Kotagede. 

Baca Juga: Sering Salah Sebut, Membedah Asal Usul Nama Purwakarta dan Purwokerto, Menelisik Sejarah

5. Sate Klatak

Terakhir makanan yang unik dan harus dicoba adalah sate klathak.

Sate ini berasal dari salah satu wilayah di Jogja yaitu Bantul.

Nama “Klathak” diambil ketika sedang membakar sate tersebut muncul suara klatak-klatak yang dihasilkan saat membakar daging tersebut. 

Sate ini terbuat dari daging kambing yang hanya dibumbui dengan garam tanpa menggunakan kecap.

Berbeda dengan sate lainnya yang menggunakan lidi atau bambu untuk menusuk daging nya, Sate Klathak ini menggunakan jeruji sepeda yang dapat membuat daging matang dengan sempurna karena besi jeruji yang dapat menghantarkan panas dengan baik.

Baca Juga: Cegah Bantuan Salah Sasaran, Disdukcapil Kabupaten Magelang Perkuat Skema Satu Data

Sate ini disajikan hanya dengan kuah santan atau kuah tongseng namun tetap memiliki cita rasa yang enak dan gurih. 

Itulah beberapa kuliner unik dan tidak biasa khas jogja yang dapat anda coba ketika berkunjung ke Jogja.

Setiap hidangan yang unik menjadi bukti jika Jogja punya cara untuk menghiasi kota wisata ini menjadi lebih beragam. (Safira Ratih)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#kuliner Jogja #Yogyakarta #cita rasa #Kuliner #makanan tradisional