Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

5 Rekomendasi Desa Wisata di Jogja untuk Liburan yang Lebih Berkesan dan Berbeda

Magang Radar Jogja • Rabu, 28 Januari 2026 | 12:30 WIB
Liburan ke Jogja.
Liburan ke Jogja.

RADAR JOGJA - Liburan ke Jogja sekarang tidak melulu soal jalan-jalan di pusat kota seperti Malioboro dan sekitarnya.

Tren pariwisata saat ini lebih beragam, dimana wisatawan tertarik untuk datang dan merasakan pengalaman liburan yang berbeda di berbagai desa wisata.

Konsep desa wisata di Jogja menawarkan perpaduan menarik antara warisan sejarah, arsitektur, budaya, dan interaksi hangat dengan warga setempat.

Wisatawan akan mendapatkan pengalaman autentik langsung dari tempatnya.

Jika kamu mencari pengalaman berwisata yang berbeda di Jogja, berikut adalah 5 rekomendasi desa wisata yang wajib masuk dalam itinerary kamu:

1. Kampung Wisata Taman Sari


Terletak di kawasan heritage, kampung ini menawarkan atmosfer budaya Jawa yang kental.

Lokasinya sangat strategis karena berada di area situs pemandian Taman Sari dan Keraton Yogyakarta.

Kampung Wisata Taman Sari menawarkan atmosfer kehangatan dan keserasian yang kental dengan budayanya.

Salah satu daya tarik utamanya adalah paket wisata Romantisme Ngeteh di Patehan.

Dimana wisatawan akan diajak merasakan pengalaman upacara minum teh ala Raja Keraton Yogyakarta.

Uniknya, kampung ini juga memiliki Kampoeng Cyber yang sudah mendunia.

Tokoh seperti Mark Zuckerberg hingga Raja dan Ratu Belanda pernah berkunjung untuk melihat bagaimana penerapan teknologi di perkampungan ini.

2. Desa Wisata Wirokerten

Bergeser ke daerah Bantul, tepatnya di Desa Wisata Wirokerten yang terletak di wilayah yang lekat dengan sejarah Kerajaan Mataram Islam.

Desa ini menawarkan destinasi yang memadukan kekayaan budaya dan kuliner setempat dengan konsep yang inovatif.

Keunikan utama desa ini ditampilkan melalui gelaran Pasar Blumbang Mataram.

Wisatawan akan diajak mengenal sejarah, budaya, dan kuliner khas Jawa.

Tak hanya itu, wisatawan juga bisa belajar mengenai hewan reptil atau menikmati relaksasi di kolam terapi ikan yang diklaim sebagai yang terbesar di seluruh DIY.

3. Desa Wisata Dewa Dekso


Di Banjararum, Kulon Progo, terdapat Desa Wisata Dewa Dekso yang menawarkan wisata alam pedesaan berbasis edukasi.

Lokasinya strategis, tidak jauh dari Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).

Desa ini berada di perbukitan Menoreh dan area pertanian agropolitan yang menyejukkan mata.

Salah satu spot terbaiknya adalah Punthuk Ngepoh, di mana wisatawan disarankan datang pagi hari untuk menikmati matahari terbit dengan latar Gunung Merapi.

Bagi wisatawan yang menyukai aktivitas yang memacu adrenalin, terdapat wisata arung jeram (rafting) di Sungai Progo dan wisata panorama alam dengan mobil Jeep.

Selain itu, ada juga wisata kuliner dan budaya dari masyarakat setempat.

4. Kampung Wisata Cokrodiningratan (Kasaningrat)


Terletak sangat strategis di dekat Tugu Yogyakarta dan dilintasi Sungai Code, Kampung Wisata Cokrodiningratan atau Kasaningrat dikenal sebagai ikon harmoni budaya di Yogyakarta.

Di sini, budaya Jawa, Tionghoa, dan Indisch (Hindia Belanda) hidup berdampingan.

Jejak peninggalan sejarah dan budaya terlihat jelas dengan adanya Klenteng Poncowinatan, yang merupakan klenteng tertua di Yogyakarta.

Serta gedung bersejarah tempat Kongres Budi Utomo I digelar, Kweekschool voor Inlandsche Onderwijze.

Kampung ini menawarkan berbagai macam aktivitas wisata seperti menelusuri setiap sudut kampung dan berinteraksi dengan masyarakat setempat, menikmati suasana bantaran sungai code dengan bersepeda, belanja di Pasar UMKM, hingga menonton atraksi-atraksi budaya.

5. Kampung Wisata Kali Gajah Wong Giwangan


Kampung Wisata Kali Gajah Wong Giwangan ini hadir dengan potensi wisata yang sangat lengkap.

Mulai dari wisata sejarah, seni budaya, kuliner, hingga agrowisata dapat ditemukan di sini.

Dukungan produk kerajinan dan UMKM masyarakat setempat juga semakin memperkuat daya tarik destinasi kampung wisata ini.

Di sini, masyarakat menyulap aliran air menjadi destinasi wisata menarik bernama Bendhung Lepen.

Awalnya hanya saluran irigasi dari Kali Gajah Wong, kini tempat tersebut menjadi obyek wisata selokan yang dipenuhi ikan-ikan dan dikelola langsung oleh warga.

Baca Juga: Bukan ke Super League Tapi Eredivisie, Fabrizio Romano Umumkan Maarten Paes Akan Perkuat Ajax Amsterdam

Tepat di sampingnya, terdapat Dermaga Cinta yang menawarkan wisata air menggunakan kapal.

Selain wisata air, terdapat tempat memiliki julukan unik sebagai Kampung Kelengkeng.

Di sepanjang Kampung Ponggalan, terdapat sekitar 200 pohon kelengkeng yang dibudidayakan warga.

Terdapat juga UMKM yang dikelola masyarakat setempat seperti UMKM Abon Nabati dan UMKM Kerajinan Aluminium, serta kesenian-kesenian yang menjadi daya tarik wisata budaya lokal.

Itulah 5 desa atau kampung wisata di Yogyakarta yang bisa kamu kunjungi.

Desa-desa wisata di atas menawarkan pengalaman seru dan cerita warga yang tak ternilai harganya.

Jadi, desa wisata mana yang rencananya akan Anda kunjungi akhir pekan ini? 

(Aqbil Faza Maulana)



 

 

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#rekomendasi #berkesan #Desa Wisata di Jogja #Yogyakarta #wisata jogja #liburan #kampung wisata #desa wisata #Jogja