Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Biasakan Pangan Lokal, Pelajar Kebumen Diajak Makan Telur hingga Kacang Rebus

Muhammad Hafied • Jumat, 24 Oktober 2025 | 13:45 WIB
Bupati Kebumen Lilis Nuryani memimpin sosialisasi gerakan pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) di Alun-alun Pancasila, Kamis (23/10). Kegiatan berlangsung dalam rangkaian Hari Pangan Sedu
Bupati Kebumen Lilis Nuryani memimpin sosialisasi gerakan pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) di Alun-alun Pancasila, Kamis (23/10). Kegiatan berlangsung dalam rangkaian Hari Pangan Sedu

 

 

KEBUMEN - Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kebumen terus mengenalkan kepada masyarakat terkait konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA). Gerakan ini dilakukan untuk menanamkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola konsumsi makanan sehat sejak dini.

Bupati Kebumen Lilis Nuryani menekankan pentingnya masyarakat sejak dini peduli terhadap pola konsumsi makanan B2SA. Menurutnya gerakan pangan ini cukup penting untuk memastikan kandungan gizi yang terserap dalam tubuh.

"Hari ini kita bisa senam bersama. Setelah ini kita belajar bagaimana mengonsumsi makanan B2SA," ucapnya saat sosialisasi B2SA di Alun-alun Pancasila Kebumen, Kamis (23/10).

Kegiatan tersebut diikuti antusias para pelajar dari berbagai sekolah, mulai jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Selain diberi pemahaman, para pelajar juga diminta untuk menikmati menu makanan B2SA seperti telur rebus, pisang, kacang rebus dan getuk. "Mari biasakan konsumsi pangan lokal. Dukung petani dan pelaku usaha daerah," jelasnya.

Setelah di alun-alun, Bupati Lilis Nuryani melanjutkan kegiatan penyerahan simbolis bantuan pangan dalam rangka Intervensi Pengendalian Kerawanan Pangan (IPKP) Tahun 2025.

Pada kesempatan ini diberikan bantuan paket sembako non tunai ditujukan kepada 2.400 warga di delapan desa yang tersebar di dua kecamatan, yakni Rowokele dan Sempor. Bantuan ini merupakan alokasi dari Badan Oangan Nasional (Bapanas).

Selain itu bantuan juga diberikan berupa jagung 7,8 ton untuk 104 peternak ayam petelur. Masing-masing peternak menerima 75 kilogram. Lalu bantuan kedelai sebanyak 6,5 ton untuk 130 pengrajin tahu dan tempe, masing-masing menerima 50 kilogram.

"Kegiatan ini dalam rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia. Total ada sembilan acara selama dua hari," ucap Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Kadistapang) Kebumen Teguh Yuliono. (fid/pra)

Editor : Heru Pratomo
#B2SA #pangan lokal #bupati #kebumen #Lilis Nuryani #pangan beragam #hari pangan sedunia #Distapang Kebumen #telur rebus #Kacang rebus