Hidangan sederhana ini mampu memikat siapa pun yang berkunjung ke Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan keunikan penyajiannya yang menggunakan bathok atau tempurung kelapa.
Terletak di kawasan Candi Sambisari, Jl. Candi Sambisari No.2, Sambisari, Purwomartani, Kec. Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55571 warung Soto Bathok Mbah Katro ini hampir setiap hari dipadati pengunjung.
Dari wisatawan luar kota, mahasiswa, hingga warga lokal datang untuk menikmati semangkuk soto berkuah bening dengan irisan daging sapi, tauge, daun bawang, dan taburan bawang goreng, semuanya disajikan dalam wadah bathok kelapa yang khas.
Cita rasa Soto Bathok memang sederhana, tapi justru di sanalah letak keistimewaannya.
Kuahnya yang gurih berpadu dengan aroma bawang putih dan kaldu sapi yang kuat, menciptakan sensasi hangat yang menenangkan.
Sebagai pelengkap, tersedia tempe goreng, sate telur puyuh, tahu bacem, dan es teh manis yang menyegarkan.
Dengan harga yang sangat terjangkau per porsi Soto Bathok menjadi pilihan tepat untuk sarapan atau makan siang ringan.
Tak heran jika tempat ini kerap dipadati pengunjung terutama pada akhir pekan dan musim liburan.
Selain cita rasa yang lezat, daya tarik utama Soto Bathok juga terletak pada suasana pedesaan yang autentik.
Pengunjung dapat menikmati hidangan sambil memandang hamparan sawah hijau dan semilir angin yang menyejukkan.
Suasana ini membuat pengalaman kuliner terasa lebih berkesan dan menenangkan.
Soto Bathok tidak hanya menawarkan makanan, tetapi juga menghadirkan nostalgia akan kesederhanaan hidup masyarakat Jawa.
Di tengah hiruk-pikuk kota, kehangatan soto dalam bathok kelapa ini seolah menjadi pengingat bahwa kebahagiaan bisa ditemukan dalam hal-hal sederhana.
Penulis: Ni Made Shinta Apriliayani
Editor : Bahana.