Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tak Hanya Bakpia, Ada Yangko Si Kue Kenyal Oleh-Oleh Khas Jogja, Ternyata Dulu Hidangan Sultan!

Magang Radar Jogja • Kamis, 9 Oktober 2025 | 19:03 WIB

oleh-oleh dari Yogyakarta, Yangko
oleh-oleh dari Yogyakarta, Yangko
RADAR JOGJA - Kalau sedang liburan ke Jogja, oleh-oleh yang paling sering diburu wisatawan pasti bakpia.

Tapi ternyata, kota gudeg ini punya banyak camilan khas lain yang tak kalah legendaris.

Salah satunya yangko, kue kenyal manis yang disebut-sebut sebagai hidangan para sultan pada masa lalu.

Asal-Usul Yangko

Pada masa kejayaan Kesultanan Mataram Islam, Yangko dikenal sebagai camilan mewah yang hanya disajikan untuk kalangan Istana.

Kue kenyal ini menjadi hidangan para sultan dan bangsawan, sementara masyarakat biasa jarang bisa menikmatinya karena bahan dan proses pembuatannya tergolong mahal pada zaman itu.

Kotagede yang merupakan Ibu Kota Kesultanan Mataram Islam, tercatat sebagai tempat pertama yang mempopulerkan Yangko di kalangan masyarakat umum.

Selain dikenal sebagai kawasan pengrajin perak, warga Kotagede juga dikenal kreatif mengembangkan jajanan tradisional.

Dari sinilah Yangko mulai diproduksi massal dan dijual sebagai oleh-oleh khas Jogja.

Bahkan hingga kini, Kotagede masih menjadi sentra pembuatan Yangko yang paling terkenal.

Nama Yangko sendiri berasal dari kata ‘Kiyangko’. Saat lafalkan oleh lidah orang Jawa dengan cepat, kata Kiyangko akan terdengar seperti Yangko.

Yangko, Mochi Khas Jogja

Yangko kerap dijuluki sebagai “Mochi khas Jogja” karena bentuknya yang mungil dan teksturnya yang kenyal menyerupai kue beras ketan asal Jepang, Mochi.

Namun, proses pembuatan yangko tetap mengusung cara tradisional khas lokal.

Adonan tepung ketan dikukus hingga matang, lalu diuleni dengan gula cair hingga kalis.

Setelah itu, diisi dengan campuran kacang tanah atau isian lain yang divariasi, kemudian dipotong-potong berbentuk kotak kecil dan dilumuri tepung terigu atau gula halus agar tidak lengket. Yangko biasanya disajikan dengan warna-warni yang menarik.

Meski tampil modern, rasa dan proses pembuatan Yangko tetap mempertahankan unsur kearifan lokal. Itulah yang membuat Yangko bukan hanya sekadar jajanan, tetapi juga bagian dari identitas kuliner Yogyakarta.

Bahkan, tak sekadar camilan manis, Yangko juga telah memperoleh pengakuan nasional. Pada tahun 2022, Yangko ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia dengan nomor registrasi 202201571 di bidang Kemahiran dan Kerajinan Tradisional.

Penulis: Ayu Andayani Saputri

Editor : Bahana.
#oleh oleh khas jogja #bakpia #sultan #yangko