Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengapa Banyak Bule Tidak Suka Durian? Ini 6 Alasannya, Nomor Tiga Paling Mengejutkan!

Winda Atika Ira Puspita • Kamis, 23 Januari 2025 | 17:51 WIB

Ilustrasi dua orang bule mencicipi durian.
Ilustrasi dua orang bule mencicipi durian.


RADAR JOGJA – Durian, yang dikenal sebagai 'raja buah' di Asia Tenggara, adalah salah satu buah paling kontroversial di dunia.

Dengan kulit berduri dan aroma yang khas, durian menjadi favorit banyak orang di negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Namun, bagi sebagian besar orang asing atau bule, durian sering kali dianggap sebagai buah yang sulit diterima. Mengapa demikian? Berikut beberapa alasan utama:

1. Aroma yang menyengat

Salah satu alasan utama mengapa banyak bule tidak menyukai durian adalah aromanya yang kuat dan menyengat.

Bagi pecinta durian, aroma ini dianggap harum dan menggugah selera. Namun, bagi sebagian besar orang yang tidak terbiasa, bau durian sering kali digambarkan seperti sampah busuk, kaus kaki basah, atau bahkan bahan kimia.

Banyak hotel dan transportasi umum di Asia Tenggara bahkan melarang durian karena aromanya yang dianggap mengganggu

2. Rasa yang kompleks

Durian memiliki rasa yang sangat kompleks dan sulit dideskripsikan. Banyak yang mengatakan rasanya adalah perpaduan antara manis, gurih, dan sedikit pahit.

Kombinasi rasa ini bisa menjadi hal yang membingungkan bagi lidah orang asing yang tidak terbiasa dengan jenis rasa tersebut.

Bagi mereka, rasa durian mungkin terlalu berlebihan atau bahkan tidak enak.

3. Tekstur yang unik

Durian memiliki daging buah yang lembut, berlemak, dan sedikit lengket.

Tekstur ini mungkin terasa aneh bagi bule yang terbiasa dengan buah-buahan bertekstur renyah seperti apel atau anggur.

Kombinasi tekstur lembut dengan rasa yang kaya sering kali menjadi sesuatu yang membingungkan bagi mereka.

4. Asosiasi negatif

Durian sering kali menjadi bahan lelucon di kalangan orang asing karena aromanya yang kuat.

Tayangan televisi, vlog, atau konten media sosial sering menggambarkan reaksi ekstrem terhadap durian, seperti muntah atau ekspresi jijik.

Hal ini semakin memperkuat stigma negatif tentang durian di kalangan bule.

5. Budaya dan kebiasaan

Preferensi makanan sangat dipengaruhi oleh budaya dan kebiasaan sejak kecil. Di negara-negara barat, buah-buahan tropis seperti durian tidak umum ditemui.

Sehingga mereka tidak memiliki pengalaman sebelumnya dengan buah ini.

Selain itu, banyak bule yang sudah memiliki prasangka negatif terhadap durian karena citra buruknya di media atau cerita dari orang lain.

6. Ketakutan hal baru

Sebagian orang asing mungkin merasa enggan mencoba durian karena ketakutan terhadap hal yang baru atau berbeda.

Durian yang memiliki penampilan unik, bau menyengat, dan rasa yang kuat menjadi sesuatu yang menakutkan bagi mereka yang tidak terbiasa dengan eksplorasi kuliner.

Durian memang bukan buah yang mudah diterima oleh semua orang, terutama bagi bule yang tidak terbiasa dengan aroma, tekstur, dan rasanya.

Namun, bukan berarti semua bule membenci durian. Ada juga orang asing yang setelah beberapa kali mencoba, akhirnya menyukai buah ini.

Preferensi makanan adalah sesuatu yang sangat personal dan dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk budaya, pengalaman, dan rasa ingin tahu.

Jadi, jika Anda seorang pecinta durian, jangan berkecil hati jika teman bule Anda menolak mencobanya, itu hanya soal selera! (Reinerd Adventhree K)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#durian #Orang Asing #asia tenggara #buah #bule