RADAR JOGJA - Yogyakarta, kota yang dikenal dengan julukan Kota Gudeg, memang memiliki sejuta pesona yang membuatnya menjadi salah satu destinasi favorit para pelancong.
Salah satu daya tarik utama kota ini adalah kuliner khasnya yang selalu memanjakan lidah dan memberikan kepuasan tiada henti.
Dengan harga yang terjangkau, wisata kuliner di Yogyakarta menawarkan pengalaman yang memuaskan dan pastinya tidak akan mengecewakan siapapun yang mencobanya.
Jika Anda sudah sering mencicipi gudeg, makanan khas Yogyakarta yang legendaris, terutama dari Gudeg Mbah Sepuh Lindu yang telah berjualan lebih dari 80 tahun di sekitar Jalan Sosrowijayan, Gedongtengen, Kota Yogyakarta, mungkin saatnya untuk mencoba sesuatu yang berbeda.
Yogyakarta tidak hanya dikenal dengan kuliner manisnya, kota ini juga menawarkan berbagai olahan anti-mainstream dengan cita rasa unik yang patut dicoba.
1. Bubur Kalkun
Kalau kamu merasa sudah biasa dengan bubur ayam, coba deh rasakan bubur kalkun yang unik ini saat kamu travelling ke Yogyakarta.
Berada di Jalan Godean KM 4 Yogyakarta, Bubur Kalkun BURJON menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda.
Dengan daging kalkun yang teksturnya mirip ayam kampung namun lebih lembut, serta kuah kuning yang lezat, bubur ini pasti akan memanjakan lidah dan mengenyangkan perutmu.
Tak heran jika bubur kalkun ini sangat populer dan dalam waktu singkat sudah membuka beberapa cabang.
2. Walang Goreng Pak Gareng
Untuk merasakan kelezatan Walang Goreng, kamu tidak perlu pergi jauh ke Thailand. Kini, kamu bisa menikmati makanan unik ini di Gunungkidul, Yogyakarta.
Walang goreng ini rasanya mirip udang, disajikan dengan cara memasak yang sangat bersih, kotoran dan sayap belalang telah dibersihkan dengan teliti.
Tersedia tiga varian rasa yang bisa dipilih yaitu pedas, bacem, dan gurih, menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda dan menarik.
3. Soto Sampah
Jika mendengar namanya, mungkin kamu akan merasa penasaran dan sedikit bingung dengan rasa dari Soto Sampah.
Jangan khawatir, nama ini bukan merujuk pada soto yang berisi sampah, melainkan terinspirasi dari tampilannya yang tidak tertata rapi seperti makanan pada umumnya.
Soto Sampah, yang sudah ada sejak 1970-an, terdiri dari nasi putih, kubis, toge, bihun, bawang goreng, dan seledri yang disusun begitu saja.
Dan membuat soto ini tetap populer adalah ciri khas bumbunya yang diulek secara tradisional, bukan dihaluskan dengan blender atau penggiling.
Hal ini memberikan cita rasa yang lebih mantap dan menggugah selera.
Jika kamu merasa belum cukup kenyang dengan Soto Sampah, kamu bisa menambahkan kudapan lain seperti tahu, tempe, sate ayam, perkedel, bakwan, atau telur.
4. Sate Donal
Sate ayam, kambing, atau sapi mungkin sudah sering kamu nikmati, tapi bagaimana dengan sate itik?
Jika belum pernah mencobanya, sate itik adalah kuliner yang wajib dicoba saat kamu berkunjung ke Yogyakarta.
Di daerah Kaliurang, kamu bisa menemukan beberapa penjual sate itik di antara penjual sate kelinci.
Mengolah itik memang memerlukan keahlian khusus, karena jika salah, dagingnya bisa jadi alot.
Namun, jangan khawatir, penjual sate itik di Jogja memiliki cara dan resep khusus yang membuat sate ini memiliki cita rasa yang sangat lezat dan tekstur yang lembut.
Dengan keanekaragaman dan keunikan rasa yang ada, kota ini akan memastikan bahwa setiap momen kuliner kamu tidak hanya memuaskan selera, tetapi juga menjadi kenangan yang tak terlupakan.
Selamat berpetualang dan selamat menikmati!