RADAR JOGJA - Keragaman kuliner di Yogyakarta selalu menarik untuk di jelajahi.
Kali ini Soto Lamongan Hijroh, salah satu kuliner yang berhasil merebut hati Masyarakat Jogja.
Tempat ini fenomenal dan rekomendasi untuk di cicipi.
Soto dengan kuah kental kaya bumbu akan menggugah selera makanmu.
Sangat cocok dinikmati di segala cuaca. Minumnya, es teh, semakin segar dan mantap.
Soto Lamongan Hijroh berada di Jl AM Sangaji No 68 B, Cokrodiningratan, Kemantren (kecamatan) Jetis, Kota Jogja, DIY.
Warung soto ini dibuka pukul 06.00 – 14.00 WIB.
Soto Lamongan Hijroh menjadi salah satu soto legend di Jogja karena sudah berdiri sejak 2006.
Asal Usul Penamaan Soto Lamongan Hijroh
Asal mula penamaan "Hijroh" berasal dari kisah Rohaji atau pemiliknya yang mengalami perubahan hidup atau 'hijrah'.
Pada awalnya, sang pemilik mengakui bahwa dirinya pernah memperoleh penghasilan dari berjudi.
Namun, kemudian 'hijrah' dengan mendirikan usaha soto lamongan sebagai sumber penghasilan yang halal.
Keunikan Soto Lamongan Hijroh
Salah satu keunikan soto ini adalah dengan tetap mempertahankan cita rasa khas Lamongan yang cenderung asin, pedas, dan gurih.
Penggunaan koya dalam soto ini menggunakan krupuk udang dan bawang putih yang dihaluskan. Koya ini sangat menambah kekayaan rasa pada soto.
Perjalanan Soto Lamongan Hijroh
Setelah tidak lagi bekerja di dunia perjudian, pria yang akrab disapa Pak Rohaji ini sempat menganggur dua bulan.
Ide bisnis soto ini tercipta karena istri beliau merupakan orang Lamongan asli, kemudian beliau meminta kakak dari istrinya untuk mengajari untuk membuat soto khas Lamongan.
Sebelum membuka warung soto di Jl AM Sangaji, Pak Rohaji sempat menjajakan soto miliknya menggunakan gerobak. (Tina Yuliyanti)
Editor : Meitika Candra Lantiva