RADAR JOGJA - Jengkol yang merupakan salah satu makanan populer di Indonesia dapat menimbulkan gangguan kesehatan yang serius jika dikonsumsi secara berlebihan.
Jengkolisme adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh konsumsi jengkol dalam jumlah besar dan dapat menimbulkan banyak gejala yang mengkhawatirkan.
Berikut tiga tanda yang harus diwaspadai jika Anda mengidap jengkolisme:
1. Kembung dan sakit perut
Salah satu tanda utama penyakit jengkolisme adalah kembung parah yang disertai nyeri perut.
Gas yang dihasilkan dari fermentasi jengkol pada sistem pencernaan dapat menyebabkan rasa kenyang dan kembung.
2. Diare
Mengonsumsi jengkol dalam jumlah banyak dapat mengganggu sistem pencernaan dan menyebabkan diare.
Diare yang disebabkan oleh jengkolisme seringkali disertai dengan kram perut dan mencret.
3. Bau mulut dan keringat
Bahan kimia pada jengkol dapat diserap ke dalam darah dan dikeluarkan melalui napas dan keringat.
Hal ini dapat menimbulkan bau keringat dan bau mulut yang tidak sedap.
Baca Juga: Makan Banyak di saat Sahur Dapat Menahan Lapar Lebih Lama? Ini Fakta yang Wajib Kalian Ketahui
Jika Anda mengalami gejala tersebut setelah mengonsumsi jengkol, segera hentikan konsumsi jengkol dan perbanyak minum air putih untuk membantu mengeluarkan zat beracun dari tubuh Anda.
Jika gejala yang Anda alami tidak kunjung membaik atau malah bertambah parah, segera dapatkan pertolongan medis untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.
Untuk mencegah jengkolisme, konsumsilah jengkol dengan hati-hati dan dalam jumlah yang wajar.
Jika Anda memiliki riwayat gangguan pencernaan atau alergi terhadap makanan tertentu, sebaiknya hindari konsumsi jengkol terlalu banyak.
Ingatlah selalu untuk menjaga pola makan yang sehat dan seimbang untuk menjaga kesehatan pencernaan.
Editor : Bahana.