RADAR JOGJA - Judi online atau judol menjadi salah satu aktivitas yang perlu diwaspadai karena mudah diakses melalui ponsel dan internet. Tawaran mendapatkan keuntungan dalam waktu singkat membuat sebagian orang tertarik untuk mencoba. Namun, jika dilakukan terus-menerus, judi online dapat menimbulkan berbagai masalah serius.
Judi online tidak hanya berdampak pada kondisi keuangan. Kementerian Kesehatan RI menjelaskan bahwa kecanduan judi atau gambling disorder merupakan gangguan ketika seseorang sulit mengendalikan kebiasaan berjudi meskipun sudah mengetahui adanya dampak buruk yang ditimbulkan.
Salah satu kondisi yang sering membuat seseorang semakin terjebak adalah keinginan untuk mengembalikan uang yang telah hilang. Setelah mengalami kekalahan, seseorang dapat kembali berjudi dengan harapan mendapatkan kembali modalnya. Namun, bukannya kembali mendapatkan keuntungan, jumlah kerugian justru dapat semakin bertambah.
Kondisi tersebut juga berpotensi menyebabkan masalah keuangan yang lebih besar. Uang yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dapat dialihkan untuk berjudi. Dalam kondisi yang lebih parah, seseorang bahkan dapat mulai berutang demi memenuhi kebiasaan tersebut.
Baca Juga: Angka Tensi Bisa Menipu, Dokter Ingatkan Pentingnya Cek Akurasi Tensimeter Digital
Dampaknya tidak berhenti pada persoalan finansial. Kecanduan judi juga dapat memengaruhi kesehatan mental. Seseorang dapat mengalami stres, kecemasan, perubahan suasana hati, hingga gangguan tidur. Keinginan untuk terus berjudi juga dapat membuat pikiran seseorang lebih banyak terfokus pada aktivitas tersebut.
Hubungan dengan orang-orang terdekat juga bisa ikut terganggu. Masalah keuangan, kebiasaan menyembunyikan aktivitas berjudi, hingga konflik akibat utang dapat memicu pertengkaran dengan keluarga atau pasangan. Aktivitas judi yang semakin sulit dikendalikan juga dapat mengganggu pekerjaan maupun pendidikan.
Kemudahan akses menjadi salah satu hal yang membuat judi online semakin berisiko. Berbeda dengan perjudian konvensional yang membutuhkan tempat tertentu, judi online dapat dilakukan kapan saja melalui perangkat yang digunakan sehari-hari. Kondisi tersebut membuat seseorang lebih mudah kembali bermain ketika muncul keinginan untuk berjudi.
Baca Juga: Tegas Tertibkan, Sehari Satpol PP Gunungkidul Razia 100 Reklame Melanggar
Jika seseorang mulai sulit berhenti, terus mengejar kekalahan, menggunakan uang kebutuhan untuk berjudi, atau mengalami masalah akibat aktivitas tersebut, kondisi itu perlu segera mendapat perhatian. Mencari bantuan dan menghentikan kebiasaan sejak dini dapat menjadi langkah penting untuk mencegah dampak yang semakin besar.
Editor : Iwa IkhwanudinSumber : Berbagai Sumber