Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal Virus Hanta, Penyebab, Gejala dan Bahaya

Meitika Candra Lantiva • Selasa, 5 Mei 2026 | 13:30 WIB
Tikus dapat menjadi penyebab virus hanta. (Kolase AP News)
Tikus dapat menjadi penyebab virus hanta. (Kolase AP News)

 

RADAR JOGJA - Virus Hanta menjadi perbincangan hangat, diduga sebabkan kematian tiga penumpang kapal pesiar MV Hondius yang berlayar di Samudera Atlantik.

Virus ini dibawa oleh hewan pengerat tertentu, seperti tikus dan mencit di seluruh dunia.

Hantavirus bisa menular dari hewan ke hewan maupun manusia, yang kemudian bisa menyebar kembali ke manusia lainnya.

Baca Juga: Berikut Cara Menonaktifkan NPWP Pribadi Serta Pengajuannya Melalui Coretax

Penularan

Hantavirus paling sering menyebar ke manusia ketika mereka melakukan kontak dengan hewan pengerat yang terinfeksi atau urin, kotoran, dan air liurnya.

Apa itu sindrom paru hantavirus (HPS)?

HPS adalah penyakit pernapasan yang parah, terkadang fatal, pada manusia yang disebabkan oleh infeksi hantavirus.

Terutama ketika percikan pernapasan terbawa udara, sehingga menimbulkan risiko terhirup manusia.

Orang biasanya terpapar virus hanta di sekitar rumah, kabin, atau gudang mereka, terutama saat membersihkan ruang tertutup dengan sedikit ventilasi atau menjelajahi area di mana terdapat kotoran tikus.

Baca Juga: Perhatian! Bagi Siswa Yang Tertinggal Tes Kemampuan Akademik Jangan Panik, Ini Jadwal dan Syarat TKA 2026 Susulan

Gejala

Gejala HPS biasanya dimulai satu hingga delapan minggu setelah kontak dengan tikus atau tikus yang terinfeksi melalui urin, wajah, dan air liurnya.

Orang yang terinfeksi virus hanta akan merasakan kelelahan, mual, sakit perut, diare/muntah.

Sakit kepala, demam, nyeri otot/sendi serta batuk/sesak napas.

WHO mengatakan bahwa meskipun jarang terjadi, hantavirus juga dapat menyebar langsung antar manusia.

Baca Juga: Tiga Orang Meninggal di dalam Kapal Pesiar MV Hondius Milik Belanda, Diduga Akibat Virus Hanta

Antisipasi

Untuk mengantisipasi persebaran Virus Hanta, cara terbaik yang bisa dilakukan, menghindari kuman, meminimalkan kontak dengan tikus dan kotorannya.

Gunakan sarung tangan pelindung dan larutan pemutih untuk membersihkan kotoran tikus.

Para ahli kesehatan masyarakat memperingatkan untuk tidak menyapu atau menyedot debu, karena dapat menyebabkan partikel virus masuk ke udara. 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Virus Hanta #penyebab #gejala #bahaya