Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mitos atau Fakta: Benarkah Melinjo Picu Asam Urat? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Meitika Candra Lantiva • Kamis, 23 April 2026 | 12:00 WIB
Melinjo yang sudah masak. (Pinterest/Ayu)
Melinjo yang sudah masak. (Pinterest/Ayu)

 

RADAR JOGJA - Di tengah masyarakat Indonesia, melinjo sering mendapat “cap buruk” sebagai penyebab utama asam urat. 

Mulai dari emping hingga sayur berbahan melinjo kerap dihindari, terutama oleh mereka yang memiliki riwayat nyeri sendi.

Namun, benarkah semua bagian melinjo berbahaya? Atau ini sekadar mitos yang belum sepenuhnya dipahami?

Baca Juga: Bayern Munich ke Final DFB Pokal Setelah Kalahkan Bayer Leverkusen, Harapan Treble The Bavarians Tetap Hidup

Apa Itu Asam Urat?

Asam urat adalah kondisi yang terjadi akibat penumpukan kristal urat di dalam sendi.

Secara medis dikenal sebagai gout (peradangan sendi), penyakit ini muncul ketika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi, biasanya dipicu oleh konsumsi makanan tinggi purin, senyawa alami dalam tubuh dan makanan yang dipecah menjadi asam urat.

Baca Juga: Kecelakaan Lalu Lintas Pikap Seruduk Sepeda Motor di Jalan Magelang Sleman, Satu Orang Meninggal di TKP

Melinjo dan Kandungan Purin

Melinjo (Gnetum gnemon) memang mengandung purin. Karena itu, anggapan bahwa melinjo bisa memicu asam urat tidak sepenuhnya salah, tetapi juga tidak sesederhana itu.

Faktanya, kandungan purin pada melinjo tergolong cukup tinggi, terutama pada bijinya yang biasa diolah menjadi emping.

Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan kadar asam urat, terutama pada orang yang sudah rentan.

Baca Juga: Persaingan Grup Timur Memanas, Pemain Muda PSS Sleman Bocorkan Kondisi Tim


Bagaimana dengan Bagian Lain Melinjo?

Tidak semua bagian melinjo memiliki efek yang sama. Berikut penjelasannya!

1. Kulit Melinjo

Kulit melinjo (biasanya dimasak sebagai sayur) memiliki kandungan purin lebih rendah dibanding bijinya. Artinya, relatif lebih aman, 
tetapi harus dikonsumsi dalam jumlah wajar.


2. Bunga Melinjo

Bunga melinjo sering dijadikan campuran sayur asem, ditumis atau disayur lodeh. Kandungan purinnya, sedang hingga rendah.

Bunga melinjo jarang menjadi pemicu utama asam urat jika tidak dikonsumsi berlebihan.


3. Daun Melinjo

Daun melinjo justru dikenal memiliki manfaat kesehatan, kaya antioksidan, kandungan purin relatif rendah, sehingga umumnya aman dikonsumsi, bahkan bisa menjadi pilihan sayuran sehat.


Jadi, Mitos atau Fakta? jawabannya adalah fakta, tetapi dengan catatan dikonsumsi sewajarnya.

Jika kalian penderita penyakit asam urat hebat, sebaiknya perlu dihindari mengkonsumsi bagian-bagian dari tanaman melinjo.

 

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#mitos atau fakta #melinjo #asam urat #Kesehatan