RADAR JOGJA - Pagi hari sering kali dimulai dengan rutinitas yang terburu-buru.
Banyak orang langsung sibuk mengecek ponsel, berangkat kerja, atau menyiapkan aktivitas harian tanpa menyadari satu hal penting bahwa tubuh membutuhkan cairan setelah berjam-jam beristirahat.
Minum air putih di pagi hari, terutama setelah bangun tidur, menjadi kebiasaan sederhana yang kerap dianggap sepele.
Padahal, kebiasaan ini memiliki peran besar dalam membantu tubuh kembali aktif setelah semalaman tanpa asupan cairan.
Selama tidur, tubuh tetap bekerja menjalankan fungsi vital seperti pernapasan dan metabolisme.
Tanpa disadari, tubuh kehilangan cairan, sehingga kondisi dehidrasi ringan kerap terjadi saat bangun pagi.
Segelas air putih dapat membantu mengembalikan keseimbangan cairan tersebut.
Tak hanya itu, minum air di pagi hari juga membantu melancarkan sistem pencernaan.
Air berperan dalam merangsang pergerakan usus, sehingga dapat mencegah sembelit dan membuat proses pencernaan lebih optimal sebelum memulai aktivitas.
Manfaat lainnya, air putih di pagi hari membantu meningkatkan fokus dan energi.
Dehidrasi ringan diketahui dapat memengaruhi konsentrasi dan suasana hati.
Dengan mencukupi kebutuhan cairan sejak pagi, tubuh dan pikiran menjadi lebih siap menghadapi aktivitas seharian.
Bagi sebagian orang, kebiasaan ini juga membantu menjaga berat badan.
Minum air sebelum sarapan dapat memberikan rasa kenyang sementara dan mencegah makan berlebihan.
Para ahli kesehatan pun kerap menyarankan untuk memulai hari dengan satu hingga dua gelas air putih.
Tak perlu tambahan apa pun, cukup air mineral bersih untuk membantu tubuh memulai hari dengan kondisi yang lebih segar.
Di tengah gaya hidup serba cepat, kebiasaan kecil seperti minum air di pagi hari bisa menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan jangka panjang.
Mungkin terlihat sepele, tetapi segelas air pagi bisa menjadi awal baik bagi tubuh setiap harinya. (Raka Adichandra)
Editor : Meitika Candra Lantiva