Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Orang Tua Wajib Tahu: Faktor Sederhana yang Bisa Cegah Stunting pada Anak

Bahana. • Senin, 24 November 2025 | 21:41 WIB

Photo
Photo
Stunting masih menjadi masalah kesehatan anak yang serius di Indonesia, namun seringkali penyebabnya diremehkan oleh orang tua.

Banyak orang tua belum menyadari bahwa faktor-faktor sederhana dalam pola asuh sehari-hari.

Padahal, stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak yang pendek, tetapi juga berpengaruh pada perkembangan otak dan kemampuan kognitif mereka di masa depan.

Berikut sejumlah cara pencegahan agar anak tidak mengalami stunting menurut dr. Yuni Astria, Sp.A:

1.Perhatikan Asupan Gizi

Ada banyak metode untuk menjaga kesehatan sejak awal demi mempersiapkan tubuh saat masa kehamilan nanti, salah satunya dengan memperhatikan konsumsi nutrisi.

Untuk mendapatkan gizi yang seimbang, variasi dalam makanan sangat penting untuk memenuhi kebutuhan makronutrien (karbohidrat, protein, lemak, dan serat) dan mikronutrien (vitamin dan mineral).

Ini berarti tidak hanya mengandalkan ayam goreng atau tahu tempe. Jika memungkinkan, variasikan menu dalam satu piring. Contohnya bisa terdiri dari nasi, ayam goreng atau daging sapi, berbagai jenis sayur, tahu dan tempe. Kemudian, jadikan buah sebagai menu penutup.

Selanjutnya, batasi konsumsi makanan manis dan berlemak secara berlebihan, biasakan untuk minum air putih sebanyak dua liter sehari, serta pastikan untuk sarapan di pagi hari.

Yang terpenting, jangan lupa untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum makan. 

2. Jangan Sampai Kekurangan Zat Besi dan Vitamin D

Pastikan kamu memiliki asupan yang cukup untuk zat besi dan vitamin D, karena kekurangan kedua nutrisi ini dapat mengakibatkan anemia defisiensi zat besi serta kekurangan vitamin D selama masa kehamilan.

Berbagai makanan yang mengandung vitamin D meliputi daging sapi, hati ayam, ikan tongkol, ikan kembung, tuna, sayuran hijau, serta produk kedelai seperti tahu dan tempe, dan kacang-kacangan.

Sementara itu, berbagai makanan yang mengandung vitamin D termasuk susu dan produk olahan seperti keju dan yogurt, ikan tongkol, jamur, serta telur ayam.

3. Vaksinasi

Ada beberapa vaksin yang direkomendasikan untuk wanita sebelum hamil agar dapat menghindari risiko penyakit yang dapat mempengaruhi kehamilan dan janin.

Beberapa vaksin tersebut meliputi vaksin MMR yang berfungsi untuk mencegah campak, gondongan, dan rubela, vaksin flu untuk mencegah infeksi influenza, serta vaksin varicella yang melindungi dari cacar air.

Selain itu, ada vaksin HPV yang bertujuan untuk mencegah kanker serviks, vaksin PCV untuk menanggulangi pneumonia, meningitis, dan bakteremia, vaksin hepatitis B untuk mencegah infeksi hepatitis B, serta vaksin TDap yang melindungi dari tetanus, difteri, dan pertusis. 

Penulis: Ocha

Editor : Bahana.
#stunting anak