Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Warga Mergangsan Apresiasi JKN, Pengobatan Segala Jenis Penyakit Keluarganya Bebas Biaya

Iwan Nurwanto • Senin, 3 November 2025 | 18:30 WIB

SENANG : Totok Wijayanto warga Keparakan, Mergangsan, Kota Jogja saat ditemui di Klinik Mata Jogja, Jumat (31/10/2025).
SENANG : Totok Wijayanto warga Keparakan, Mergangsan, Kota Jogja saat ditemui di Klinik Mata Jogja, Jumat (31/10/2025).
JOGJA - Layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mendapat apresiasi dan testimoni positif yang kuat dari masyarakat.

Salah satunya dari Totok Wijayanto warga Keparakan, Mergangsan, yang mendampingi kakaknya Bayu Maryadi dalam serangkaian pengobatan mata katarak.

Totok mengatakan, pelayanan JKN diakuinya mengalami peningkatan signifikan dalam hal kualitas, fasilitas, dan jangkauan pelayanannya. Pengalaman yang dirasakan tidak hanya menyoroti kemudahan, tetapi juga kualitas penanganan medis yang diberikan.

“Semuanya dijamin penuh oleh BPJS Kesehatan, jadi gratis biayanya,” ujar Totok saat ditemui di Klinik Mata Jogja, Jumat (31/10/2025) kemarin.

Dia mengungkapkan segala proses pengobatan kakaknya berjalan lancer.

Dimulai dari Puskesmas Mergangsan yang memberikan pemeriksaan awal. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian rujukan ke Klinik Mata Jogja karena penanganan katarak membutuhkan Tindakan operasi.

Alur pelayanan JKN yang berjenjang mulai dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) hingga fasilitas lanjutan, menurutnya berjalan dengan sangat baik dan efisien. Kakaknya merupakan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari pemerintah.

“Mulai dari faskes pertama sudah sangat dibantu," tegasnya.

Lebih lanjut, pelayanan di klinik mata tempat kakaknya menjalani operasi katarak juga sangat baik.

Totok ke menyatakan, kakaknya saat ini telah menjalani Tindakan yang kedua.

Semua tahapan pengobatan, termasuk Tindakan operasi, obat-obatan yang diperlukan, hingga konsultasi pasca-tindakan, semuanya ditanggung sepenuhnya.

Program JKN menurutnya sangat memberikan kepastian dan ketenangan bagi keluarga pasien. Sebab kadangkala biaya pengobatan mata lanjutan seringkali membutuhkan biaya yang cukup besar.

Kesan positif menggunakan JKN juga diperkuat dengan pengalaman lain. Totok mengaku, kakaknya juga pernah menderita infeksi saluran kemih. Sehingga perlu penanganan di rumah sakit.

Sebagaimana diketahui, infeksi saluran kemih dapat membuat penderitanya tidak bisa buang air kecil Proses penanganannya diawali dengan pemeriksaan awal di Puskesmas, lalu langsung dirujuk ke poli dalam. Kemudian mendapatkan serangkaian Tindakan seperti diagnostic, tes urin dan USG.

“Semua biayanya terjamin oleh BPJS,” tegas Totok.

Totok pun memiliki pengalaman pribadi yang memuaskan saat menggunakan JKN untuk penyakit lambung yang dideritanya.

Dia mendapatkan perawatan di rumah sakit dan menjalani Tindakan endoskopi atau memasukkan kamera ke organ dalam.

Tindakan medis yang kompleks itu sepenuhnya ditanggung oleh JKN. Kesan positif itu tentu membuat Totok senang menjadi peserta JKN.

Sebab telah menyediakan layanan yang memadai dan berkualitas sesuai dengan kebutuhan medis pasien.

Selain itu, menurutnya, BPJS Kesehatan juga sudah menyesuaikan dengan perkembangan zaman.

Salah satunya melalui pengembangan Aplikasi Mobile JKN yang memudahkan administrasi pasien untuk memeriksakan diri.

Totok menyebut, kehadiran Aplikasi Mobile JKN sangat memudahkan pasien untuk mendaftar ke fasilitas Kesehatan.

Kemudian juga bisa dipantau antrian. Sehingga pasien bisa dating Ketika akan dilayani tanpa harus menunggu berlama-lama di fasilitas Kesehatan.

"Kalau yang sekarang yang saya rasakan untuk pelayanan BPJS saat ini sudah sangat baik,” tuturnya. (inu)

Editor : Bahana.
#pengobatan #jkn #BPJS Kesehatan