RADAR JOGJA - Kementrian Kesehatan memperingatkan kemungkinan meningkatnya virus influenza A, khususnya subtipe H3N2 yang kini dilaporkan mulai menyebar di asia tenggara.
Influenza A adalah influenza yang paling sering menyebabkan wabah flu musiman serta pandemi.
Virus ini terus bermutasi dan menghasilkan varian baru yang dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah.
Influenza tipe A dapat menginfeksi tak hanya manusia tetapi juga hewan, seperti burung, babi dan berbagai jenis hewan lainnya.
Influenza tipe A terjadi ketika virus menginfeksi saluran pernapasan atas (sinus, mulut dan tenggorokan) atau saluran pernapasan bawah, (paru-paru).
Kemudian terus berkembangbiak dalam jaringan tersebut dan menimbulkan gejala.
Gejala umum influenza biasanya muncul secara tiba-tiba, meliputi Nyeri tubuh atau otot, batuk, diare, demam atau menggigil, sakit kepala, kelelahan, mual atau muntah, fotofobia, hidung berair atau tersumbat, dan sakit tenggorokan.
Dalam kasus yang lebih parah influenza A juga dapat menimbulkan gejala yang berat seperti, Tekanan darah rendah, sesak napas, dan jantung yang berdebar.
Gejala tersebut dapat menjadi darurat medis dan harus segera ditangani.
H3N2 adalah mutasi baru dari influenza tipe A walaupun ada beberapa tipe dari influenza, tetapi hanya influenza A yang memiliki subtipe.
Virus subtipe H3N2 adalah virus yang menyerang nonmanusia tetapi dapat menular ke manusia, biasanya ada pada hewan babi.
Virus influenza yang menginfeksi hewan babi biasanya dikenal sebagai swine influenza viruses atau virus flu babi, dan jika virus ini menular ke manusia maka akan disebut (virus varian).
Virus H3N2 pertama kali tersebar pada tahun 2010, dan terdeteksi pada manusia pada tahun 2011. Sejak saat itu, virus H3N2 menginfeksi manusia setiap tahunnya.
Cara mencegah influenza A adalah dengan mendapatkan vaksinasi, direkomendasikan untuk orang yang berusia 6 bulan ke atas.
Menjaga kebersihan, menjaga tangan agar tetap bersih dengan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
Menutup mulut dan hidung ketika bersin, gunakan tisu untuk menutup hidung dan mulut.
Menghindari kerumunan, hindari tempat yang ramai pada saat musim flu.
Serta istirahat yang cukup, pastikan tidur yang cukup 7-8jam guna membantu melawan infeksi.
Sebagian besar kasus bisa sembuh sendiri dengan istirahat yang cukup.
Namun obat antivirus dapat membantu mempercepat penyembuhan dan mencegah kompilasi. (Priskila)
Editor : Meitika Candra Lantiva