Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Perjuangan 54 Hari di NICU, Bayi Kembar Tiga dari Desa Jemur, Kebumen Akhirnya Pulang

Muhammad Hafied • Sabtu, 2 Agustus 2025 | 02:29 WIB

 

Tim dari Dinsos P3A Kebumen mengecek perkembangan bayi kembar tiga
Tim dari Dinsos P3A Kebumen mengecek perkembangan bayi kembar tiga
 

KEBUMEN - Setelah menjalani perawatan intensif, bayi kembar tiga atau triplet akhirnya diperbolehkan pulang dari RSUD Dr Soedirman (RSDS) Kebumen. Kondisi ketiga bayi tersebut kini telah berangsur pulih pasca-dirawat selama 54 hari.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kebumen Seha Rahayu mengatakan, tiga bayi kembar beserta ibu bayi diperbolehkan pulang setelah mendapat izin dari tim medis rumah sakit.

Masing-masing kondisinya menunjukkan progres positif, bahkan bobot dari ketiga bayi terus menunjukkan peningkatan. "Kemarin kami sudah bertemu langsung. Bayinya lucu-lucu dan sehat," ungkap Seha, saat ditemui Radar Jogja, Jumat (1/8).

Seha mengatakan, Dinsos P3A Kebumen hadir untuk memberikan pelayanan terhadap berbagai kebutuhan anak dan ibu bayi, baik selama di rumah sakit maupun pasca perawatan. Ia menyebut kelahiran bayi triplet dengan kategori berat ekstrem rendah ini juga mendapat perhatian langsung dari Kementerian Sosial (Kemensos).

"Kami bagi 127 jenis bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan, salah satunya untuk ibu dan tiga bayi di Desa Jemur," jelasnya.

Seha menyatakan, kelahiran bayi triplet dengan risiko tinggi terbilang langka di Kabupaten Kebumen. Oleh karena itu menjadi perhatian serius Dinsos P3A. Pihaknya juga hadir untuk memastikan jaminan kesehatan untuk ibu dan bayi.

"Sudah kami serahkan bantuan permakanan, susu, perlengkapan bayi dan sebagainya. Semoga anak dan ibu sehat," kata Seha.

Seperti diketahui, ketiga bayi tersebut lahir dari pasangan Paryudi dan Tri Susanti, warga Desa Jemur, Kecamatan Kebumen. Dalam proses kelahiran tim dokter melakukan penanganan ekstra. Salah satunya dengan memberikan obat pematangan paru mengingat usia janin belum terbilang sempurna.

Dari kerja keras tim dokter RSDS Kebumen, ketiga bayi tersebut lahir melalui tindakan operasi. Saat lahir ketiga bayi memiliki bobot tidak kurang dari 1.500 gram. Melihat kondisi ini tim dokter memutuskan perawatan bayi dilakukan di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU).

 Baca Juga: Tingkatkan Kompetensi Brigade Pangan, Polbangtan Kementan Berikan ToT bagi Penyuluh dan Babinsa Provinsi Bangka Belitung

Kepala Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kebumen Arum Dwi Lestari Ningsih menambahkan, dirinya bersyukur seluruh proses perawatan di rumah sakit bagi ibu dan ketiga bayi telah dilalui dengan baik.

Namun begitu, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa serta pelayanan kesehatan setempat untuk memastikan kondisi perkembangan keduanya. "Sampai sekarang masih intens komunikasi dengan desa. Harapannya semua baik-baik saja," ucap Arum. (fid/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Kemensos #nicu #Dinsos P3A #Arum #RSDS Kebumen #bayi kembar tiga #Triplet #Desa Jemur