Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dapat Pelayanan Prima, Bernadetta Berharap Program JKN Terus Dilanjutkan

Delima Purnamasari • Senin, 16 Juni 2025 | 18:06 WIB
Bernadetta Arum Suryaningtyas pasien program JKN yang mendapatkan pelayanan prima dari rumah sakit
Bernadetta Arum Suryaningtyas pasien program JKN yang mendapatkan pelayanan prima dari rumah sakit

JOGJA - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat. Utamanya terkait akses layanan kesehatan terjangkau dan perlindungan kesehatan yang menyeluruh.

Salah satu yang merasakan manfaatnya adalah Bernadetta Arum Suryaningtyas. Perempuan asli Kabupaten Gunungkidul tersebut harus menjalani perawatan intensif karena mengalami infeksi paru-paru.

Dia dirawat inap di Rumah Sakit Universitas Ahmad Dahlan (RS UAD), Karangsari, Wedomartani, Kapanewon Ngemplak sejak Sabtu malam.

Bernadetta mengaku gejala awal yang dirasakan adalah batuk terus-menerus. Selain itu, mengalami demam setiap malam dan tidak kuat makan.

Kondisi ini membuatnya tidak nyaman serta terhambat dalam beraktivitas. Saat itu dia sempat mengira mengidap tifus dan hanya ingin meminta obat.

"Enggak ada persiapan rawat inap. Tapi karena gejala ini sudah semingguan perlu observasi buat tahu penyebab infeksinya," katanya saat ditemui Jumat (14/06).

Infeksi paru-paru sendiri merupakan kondisi saat bakteri, virus, maupun jamur menyerang hingga menyebabkan peradangan. Kondisi ini bisa terjadi pada salah satu maupun kedua paru-paru sekaligus.

Dia menyebut selama rawat inap diberikan pengobatan antibiotik. Untuk saat ini keadaannya sudah semakin membaik dan direncanakan bisa segera pulang.

"Awalnya sempat masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS UAD untuk observasi awal. Terus dipindah ke kamar umum," tambahnya.

Perempuan yang tinggal di Kabupaten Sleman ini menjelaskan, selama menjalani pengobatan mendapat pelayanan prima. Proses penanganan dia nilai cepat dan merasa tidak ada perbedaan antara pasien umum dengan pasien JKN.

Di sisi lain, Bernadetta juga menyoroti makanan yang disediakan. Menunya lengkap dan bergizi. Terdiri dari karbohidrat, sayur, dan buah. Apabila terdapat kondisi darurat para petugas juga siap siaga.

"Dokternya juga bagus. Setiap hari visit terus," tambahnya.

Ruangan yang dia tempati di RS UAD ini juga bagus dan bersih. Begitu pula untuk kamar mandinya. Setiap hari terdapat petugas yang datang untuk membersihkan. Tidak ada keluhan berarti selama dia menjadi pasien JKN ini.

"Petugas dan dokternya juga ramah-ramah. Ini pertama kali saya menggunakan fasilitas dengan jaminan dari BPJS Kesehatan sampai rawat inap," tambahnya.

Sementara terkait administrasi yang harus diikuti, dia mengaku prosesnya cepat dan mudah. Peserta JKN hanya perlu mengikuti arahan dari petugas dan apabila ada kesulitan bisa menanyakannya.

Bernadetta sendiri merupakan peserta JKN dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Iuran tiap bulannya diambil dari perusahaan tempatnya bekerja.

Untuk prosesnya, dia tidak perlu mengurus administrasi apapun karena semuanya sudah otomatis.

"Sampai sekarang belum ada pengeluaran sama sekali untuk pembiayaan perawatan," kata perempuan yang bekerja di Kalurahan Condongcatur ini.

Hal tersebut membuat musibah yang dia alami ini menjadi lebih ringan. Di sisi lain, sebagai pasien dapat fokus untuk menjalani pengobatan dan proses penyembuhan.

Tidak perlu terbebani dengan biaya pengobatan rawat inap. Dia tidak bisa membayangkan apabila harus membayar semua biayanya sendiri yang jumlahnya cenderung lumayan.

Dari pengalamannya menggunakan Program JKN di RS UAD ini dia mengaku puas. Untuk itu harapannya program ini bisa terus dilanjutkan sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya. Terlebih, dengan memiliki jaminan kesehatan tentunya juga dapat meningkatkan produktivitas sehari-hari.

"Pokoknya sudah bagus dan aman semua. Tidak ada iur biaya apapun," tandasnya.
Setelah ini, dia hanya ingin bisa segera sehat dan beraktivitas seperti biasa. Dia mengaku tak ingin sakit lagi.

Editor : Bahana.
#Yogyakarta #Sleman #jkn #BPJS Kesehatan