Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jangan Terlena! Ini Bagian-Bagian Hewan Kurban yang Sebaiknya Dihindari saat Idul Adha Demi Kesehatan

Meitika Candra Lantiva • Sabtu, 7 Juni 2025 | 22:35 WIB
Ilustrasi hati sapi.
Ilustrasi hati sapi.


RADAR JOGJA - Idul Adha bukan hanya momen ibadah dan berbagi, tapi juga waktu yang dinanti karena melimpahnya daging kurban.

Namun, tidak semua bagian dari hewan kurban baik untuk dikonsumsi secara berlebihan.

Beberapa bagian mengandung kolesterol tinggi, toksin, atau risiko penyakit jika tidak diolah dengan benar.


Yuk, kenali bagian-bagian hewan kurban yang sebaiknya dibatasi atau bahkan dihindari, terutama jika kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu.


1. Otak


Otak sapi atau kambing memang gurih dan lembut, namun kandungan kolesterolnya sangat tinggi.

Dalam 100 gram otak sapi bisa terdapat lebih dari 2.000 mg kolesterol, jauh melampaui batas harian konsumsi kolesterol.


Risiko: Memicu peningkatan kolesterol darah, memperburuk kondisi jantung, dan tidak dianjurkan untuk penderita hipertensi atau gangguan pembuluh darah.


2. Jeroan (Usus, Paru, Limpa, Hati, Ginjal)


Jeroan memang jadi favorit banyak orang, tapi juga dikenal sebagai bagian yang tinggi kolesterol dan purin.

Beberapa di antaranya juga berisiko membawa sisa metabolisme atau zat racun jika hewan tidak dalam kondisi benar-benar sehat.


Risiko: Meningkatkan risiko asam urat, kolesterol tinggi, dan tekanan darah tinggi. Usus yang kurang bersih juga bisa menyebabkan gangguan pencernaan.


3. Kulit yang Terlalu Banyak Lemak


Kulit kambing atau sapi memang nikmat kalau dijadikan sate atau kerupuk kulit, tapi kandungan lemak jenuhnya sangat tinggi.


Risiko: Lemak jenuh bisa memicu penumpukan plak pada pembuluh darah jika dikonsumsi secara berlebihan.


4. Darah


Dalam Islam, darah adalah najis dan dilarang untuk dikonsumsi (QS. Al-Baqarah: 173).

Selain alasan syariat, darah juga rentan menjadi media bakteri dan mengandung zat sisa metabolisme yang berbahaya.


5. Empedu


Meski jarang dikonsumsi, empedu harus benar-benar dihindari karena rasanya sangat pahit dan mengandung zat beracun.

Pecahnya empedu saat pemotongan bisa merusak cita rasa daging.


Tips Sehat Saat Mengonsumsi Daging Kurban:


• Batasi konsumsi jeroan maksimal 1–2 kali dalam seminggu.
• Masak daging hingga matang sempurna untuk membunuh parasit dan bakteri.
• Imbangi dengan sayuran, serat, dan air putih yang cukup.
• Hindari memasak dengan santan berlebihan jika kamu punya riwayat kolesterol atau hipertensi.


Menikmati daging kurban sah-sah saja, tapi tetap bijak dalam mengonsumsinya. Sehat itu juga bagian dari syukur, bukan? (Adinda Fatimatuzzahra)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#tips sehat #daging kurban #dihindari #Mengonsumsi Daging Kurban #Kesehatan #idul adha #hewan kurban #Bagian