Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Segera Donor Kembali, PMI Kota Jogja Darurat Stok Golongan Darah A dan AB

Heru Pratomo • Kamis, 17 April 2025 | 06:16 WIB
Pengurus PMI DIY dan PMI Kota Jogja saat memantau kegiatan donor darah massal di masjid gede Kauman Yogyakarta
Pengurus PMI DIY dan PMI Kota Jogja saat memantau kegiatan donor darah massal di masjid gede Kauman Yogyakarta

JOGJA - Unit donor darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jogja sempat kehabisan stok darah golongan A dan AB. Bahkan permintaan dari tiga rumah sakit (RS) harus inden. Meski permintaan tetap bisa terpenuhi.

Plt Ketua PMI Kota Jogja Hakka Astana mengaku, kondisi stok darah untuk golongan A dan AB memang susah. Bahkan pascalibur lebaran lalu sempat kesulitan memenuhi permintaan dari tiga rumah sakit di Jogjakarta. Ada sekitar 30 permintaan darah golongan A dan AB yang belum bisa dipenuhi

"Sekitar sepuluh hari lalu ada tiga RS inden 30 kantung (golongan darah) A dan AB, begitu ada stok langsung didistribusikan," kata Haka di sela syawalan dan halalbihalal PMI Kota Jogja, Rabu (16/4).


Menurut mantan Kapolda DIY itu, untuk mencukupi kebutuhan darah, pihaknya bekerjasama dengan UDD PMI kabupaten lain di DIY. Selain itu juga rutin mengontak pedonor darah, terutama golongan darah A dan AB jika sudah memasuki waktu donor.

"Kami punya data DDS (donor darah sukarela) jika sudah memasuki waktu 60 hari sejak donor akan dihubungi petugas untuk donor kembali," ungkapnya.

Rerata per hari ada sekitar 150 kantung darah yang diperoleh UDD PMI Kota Jogja. Untuk golongan darah A dan AB, kaya dia, jumlahnya paling hanya sekitar 15 kantung darah. Itu pun langsung habis terdistribusikan.

"Stok tak banyak, langsung terdistribusikan," jelasnya

Terkait minimnya stok kantung darah golongan A dan AB, Haka sendiri mengaku tak mengetahui secara pasti.

Dia hanya memperkirakan terkait dengan jumlah pemilik golongan darah A dan AB yang tergolong lebih sedikit dibanding golongan darah B atau O.

"Penyebabnya mungkin populasi manusia dengan golongan A dan AB termasuk minim," tuturnya.

Editor : Heru Pratomo
#udd #donor darah #stok #Golongan #PMI Kota Jogja #AB #rhesus