Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bahaya Membuat Lontong dengan Plastik, Waspadai Risiko Kesehatan

Meitika Candra Lantiva • Rabu, 26 Februari 2025 | 17:52 WIB
Lontong dikukus di dalam pastik, kenali risiko kesehatannya.
Lontong dikukus di dalam pastik, kenali risiko kesehatannya.

RADAR JOGJA - Membuat lontong dengan plastik sudah menjadi kebiasaan banyak orang karena praktis dan mudah.

Namun, tahukah Anda bahwa penggunaan plastik untuk membungkus lontong dapat membawa risiko kesehatan yang berbahaya?

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa plastik yang dipanaskan pada suhu tinggi dapat melepaskan zat kimia berbahaya yang berisiko mencemari makanan.


Menurut Dr Yulianto, seorang ahli kesehatan pangan, plastik yang digunakan untuk membungkus lontong bisa mengandung bahan berbahaya seperti BPA (Bisphenol A) dan ftalat.

Ketika terkena panas dari proses perebusan yang berlangsung lama, zat ini dapat larut ke dalam makanan dan masuk ke tubuh manusia.

"BPA dan ftalat diketahui dapat mengganggu hormon dalam tubuh serta meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk kanker dan gangguan sistem reproduksi," ujarnya.

Selain itu, penggunaan plastik yang tidak tahan panas juga dapat menyebabkan migrasi mikroplastik ke dalam makanan.

Jika dikonsumsi dalam jangka panjang, zat ini dapat menumpuk di dalam tubuh dan berpotensi menyebabkan masalah kesehatan, seperti gangguan sistem pencernaan dan imunitas.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih waspada dalam memilih bahan pembungkus makanan, terutama yang dipanaskan dalam waktu lama.


Sebagai alternatif yang lebih aman, masyarakat disarankan untuk kembali menggunakan pembungkus alami seperti daun pisang atau daun kelapa.

Selain lebih ramah lingkungan, bahan alami ini juga tidak mengandung zat berbahaya yang dapat mencemari makanan.

Dengan memahami bahaya penggunaan plastik dalam proses memasak, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan semakin meningkat demi kesehatan yang lebih baik. (Nur Rahmawati)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#hormon #penggunaan plastik untuk membungkus lontong #Membuat Lontong dengan Plastik #risiko kesehatan #bahaya